Triwulan II 2022, Laba PT Vale Melonjak Tembus USD82,8 Juta
Kamis, 28 Juli 2022 - 18:16 WIB
loading...
Laba PT Vale pada triwulan II tahun ini menembus angka USD82,8 juta atau lebih tinggi 22 persen dibandingkan laba yang diperoleh pada triwulan sebelumnya. Foto/Dok PT Vale
A
A
A
MAKASSAR - PT Vale Indonesia Tbk ( PT Vale atau Perseroan, IDX Ticker: INCO) dan entitas anaknya (bersama-sama 'Grup') hari ini mengumumkan pencapaian kinerja keuangan yang tidak diaudit untuk triwulan II 2022. Tercatat laba PT Vale mengalami lonjakan dibandingkan triwulan sebelumnya.
CEO dan Presiden Direktur PT Vale , Febriany Eddy, menyampaikan laba perseroan mengalami kenaikan, meski dihadapkan pada tantangan. Laba PT Vale pada triwulan II tahun ini menembus angka USD82,8 juta atau lebih tinggi 22 persen dibandingkan laba yang diperoleh pada triwulan sebelumnya.
Baca Juga: PT Vale Luncurkan Armada Baru Operasional Karyawan
“Laba kami tetap positif dalam siklus komoditas yang sulit ini karena kami fokus pada upaya kami untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Selain itu, perseroan telah diuntungkan oleh kondisi harga nikel yang baik pada triwulan ini,” kata Febriany, dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (28/7/2022).
Adapun volume produksi PT Vale pada semester I 2022 tercatat 13 persen lebih rendah dibandingkan semester I 2021. Kondisi itu dipengaruhi adanya pelaksanaan proyek pembangunan kembali Tanur 4. Proyek itu sendiri dijeyagu telah selesai dikerjakan dan mulai beroperasi sejak 18 Juni lalu.
CEO dan Presiden Direktur PT Vale , Febriany Eddy, menyampaikan laba perseroan mengalami kenaikan, meski dihadapkan pada tantangan. Laba PT Vale pada triwulan II tahun ini menembus angka USD82,8 juta atau lebih tinggi 22 persen dibandingkan laba yang diperoleh pada triwulan sebelumnya.
Baca Juga: PT Vale Luncurkan Armada Baru Operasional Karyawan
“Laba kami tetap positif dalam siklus komoditas yang sulit ini karena kami fokus pada upaya kami untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Selain itu, perseroan telah diuntungkan oleh kondisi harga nikel yang baik pada triwulan ini,” kata Febriany, dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (28/7/2022).
Adapun volume produksi PT Vale pada semester I 2022 tercatat 13 persen lebih rendah dibandingkan semester I 2021. Kondisi itu dipengaruhi adanya pelaksanaan proyek pembangunan kembali Tanur 4. Proyek itu sendiri dijeyagu telah selesai dikerjakan dan mulai beroperasi sejak 18 Juni lalu.
Lihat Juga :