Pemerintah Diminta Segera Koreksi Kuota BBM Bersubsidi
Jum'at, 29 Juli 2022 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
Pertamina ) melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga mencatat konsumsi atau kuota jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yakni RON 90 atau pertalite semakin menipis, dimana hingga Juni 2022 tersisa 8,8 juta kiloliter (KL) saja.
"Rinciannya, sampai Juni 2022 konsumsi Pertalite sudah menembus 14,2 juta KL dari target yang dicanangkan pemerintah dan DPR pada tahun ini mencapai 23 juta KL," ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting.
Dalam hitungan kasar, kata Irto, selama 6 bulan pemakaian BBM Pertalite mencapai 14,2 juta KL. Artinya selama 6 bulan ke depan, setodaknya dibutuhkan jumlah yang sama. Sementara, kuota BBM Pertalite yang tersisa tinggal 8,8 juta KL.
"Oleh karena itu, butuh pembatasan segera penggunaan konsumsi BBM Pertalite tersebut. Karena kalau dilihat konsumsi per Juni, tanpa ada pengaturan, maka akan over quota. Saat ini Pemerintah dan Pertamina sedang merumuskan pembatasan pembelian Pertalite sesuai dengan kriteria tertentu untuk kendaraan roda empat, agar penggunaan Pertalite bisa lebih tepat sasaran," imbuhnya.
"Rinciannya, sampai Juni 2022 konsumsi Pertalite sudah menembus 14,2 juta KL dari target yang dicanangkan pemerintah dan DPR pada tahun ini mencapai 23 juta KL," ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting.
Dalam hitungan kasar, kata Irto, selama 6 bulan pemakaian BBM Pertalite mencapai 14,2 juta KL. Artinya selama 6 bulan ke depan, setodaknya dibutuhkan jumlah yang sama. Sementara, kuota BBM Pertalite yang tersisa tinggal 8,8 juta KL.
"Oleh karena itu, butuh pembatasan segera penggunaan konsumsi BBM Pertalite tersebut. Karena kalau dilihat konsumsi per Juni, tanpa ada pengaturan, maka akan over quota. Saat ini Pemerintah dan Pertamina sedang merumuskan pembatasan pembelian Pertalite sesuai dengan kriteria tertentu untuk kendaraan roda empat, agar penggunaan Pertalite bisa lebih tepat sasaran," imbuhnya.
(fai)
Lihat Juga :