Soal Galon Isi Ulang Palsu, YLKI Minta Produsen Gencar Edukasi
Jum'at, 29 Juli 2022 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal Halim menyatakan, lembaganya sudah sejak tahun lalu mengkaji kasus pemalsuan galon isi ulang bermerek. Bahkan, BPKN sudah memberi rekomendasi kepada pemerintah agar memperketat pengawasan persoalan tersebut. "Rekomendasi itu terkait higienitas galon isi ulangnya dan juga praktik mengubah galon isi ulang," jelasnya.
Baca Juga: DPR Ingatkan BPOM Objektif dalam Penyusunan Regulasi Label BPA
Rizal menyatakan pengawasan pemerintah perlukan pada aspek sumber air, logistik air, distribusinya, hingga potensi kontaminasinya dengan bahan berbahaya. Senan itu, BPKN mendukung langkah yang diambil pemerintah, dalam hal ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dalam melindungi mutu, kesehatan, dan keamanan pangan, termasuk rencana kebijakan labelisasi BPA pada AMDK galon isi ulang.
"Tidak hanya untuk melindungi konsumen, tapi juga industri ini. Pada akhirnya nanti kita bisa menghadirkan atmosfer usaha yang sehat dan positif bagi pertumbuhan ekonomi," kata Rizal.
Baca Juga: DPR Ingatkan BPOM Objektif dalam Penyusunan Regulasi Label BPA
Rizal menyatakan pengawasan pemerintah perlukan pada aspek sumber air, logistik air, distribusinya, hingga potensi kontaminasinya dengan bahan berbahaya. Senan itu, BPKN mendukung langkah yang diambil pemerintah, dalam hal ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dalam melindungi mutu, kesehatan, dan keamanan pangan, termasuk rencana kebijakan labelisasi BPA pada AMDK galon isi ulang.
"Tidak hanya untuk melindungi konsumen, tapi juga industri ini. Pada akhirnya nanti kita bisa menghadirkan atmosfer usaha yang sehat dan positif bagi pertumbuhan ekonomi," kata Rizal.
(nng)
Lihat Juga :