Telan Dana USD1,5 Miliar, Progres Smelter Freeport Capai 34,9%

Sabtu, 30 Juli 2022 - 07:15 WIB
loading...
Telan Dana USD1,5 Miliar,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT Freeport Indonesia dapat merampungkan 50% pembangunan pabrik pemurnian dan pengolahan mineral logam atau smelter konsentrat tembaga di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur pada akhir tahun ini.

Target itu disampaikan Arifin saat meninjau perkembangan pembangunan smelter dengan desain single line terbesar di dunia itu pada Jumat (29/7).

Dalam kunjungan itu, Arifin melihat langsung lokasi proyek seluas 100 hektare dengan didampingi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas.

"Progresnya saya lihat terukur dan kini sudah mencapai 34,9% dengan biaya yang sudah dikeluarkan lebih dari USD1 miliar. Ditargetkan sampai akhir tahun ini progresnya bisa mencapai 50%," kata Arifin melalui keterangan pers, dikutip Sabtu (30/7/2022).

Baca juga: Emas atau Tembaga yang Menjadi Harta Karun Freeport di Papua?

Pihaknya bakal terus mendorong percepatan pembangunan, salah satu upayanya adalah dengan adanya pengaturan mengenai pertambangan, serta regulasi mengenai keharusan hilirisasi. "Kami harapkan kuartal kedua tahun 2023 konstruksi sudah selesai," katanya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan progres pembangunan saat ini sudah cukup bagus dan melebihi dari yang telah ditargetkan, yakni mencapai 34,9%.

Dia mengharapkan progres pembangunan Smelter Freeport bisa mencapai 50% pada akhir 2022. Saat itu, biaya yang dikeluarkan sekitar USD1,5 miliar.

"Untuk sekarang yang sudah kami kerjakan adalah beberapa pailing (pondasi tiang pancang) telah terpasang, yakni mencapai 11 ribu dari total 16 ribu pailing atau 65%, dengan konkrit pouring mencapai 20 ribu meter kubik, dari rencana total sekitar 220 ribu meter kubik," kata Tony.

Baca juga: Kisaran Gaji Pegawai hingga Bos Freeport, Direksi Kantongi Rp5,7 Miliar per Bulan!

Dia mengatakan aktivitas pembangunan hingga kini terus dilakukan secara intensif dengan perusahaan kontraktor PT Ciyoda International Indonesia (CII) yang fokus pemadatan lahan, serta dibantu Adhi Karya, serta beberapa kontraktor lokal lainnya.

Dia menargetkan konstruksi fisik pembangunan Smelter Freeport rampung secara total pada akhir tahun 2023, dan hal itu bukan hanya Smelter Manyar namun ekspansi PT Smelting yang akan ditambah sebesar 300 ribu ton. "Untuk mulai produksi, kami rencanakan pada Mei 2024," tuturnya.



Tony mengakui dalam menjalankan progres pembangunan Smelter Freeport di Gresik, ia mendapati tantangan utama di lapangan yakni situasi Covid-19 yang membuat pekerjaan terhenti karena adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kami yakin proyek ini akan mampu selesai sesuai target, meski jadwalnya cukup ketat, sesuai dengan yang disepakati Kementerian ESDM," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Bahlil Cerita Asal Usul...
Bahlil Cerita Asal Usul Rencana Pungutan Ekspor Nikel, Pengusaha Setengah Hati Bangun Hilirisasi
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Tambang di Kawasan Hutan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved