Wall Street Ditutup Turun Setelah Sempat Naik ke Level Tertinggi

Selasa, 02 Agustus 2022 - 07:12 WIB
loading...
A A A
"Masih banyak pertanyaan tentang apakah kita benar-benar keluar dari kesulitan secara ekonomi, dan mungkin tidak," kata Tom Martin, manajer portofolio senior di GLOBALT Investments di Atlanta. "Kami bahkan tidak mendekati efek (ekonomi) dari kenaikan suku bunga The Fed."

Sebuah laporan menunjukkan, aktivitas manufaktur AS melambat atau lebih rendah dari perkiraan pada bulan Juli, dengan tanda-tanda bahwa kendala pasokan berkurang.

Data itu muncul setelah survei yang menunjukkan pabrik-pabrik di seluruh Asia dan Eropa berjuang untuk momentum pada Juli karena lesunya permintaan global dan pembatasan ketat COVID-19 di China memperlambat produksi.

Harga minyak turun karena kekhawatiran permintaan, yang pada gilirannya membebani sektor energi. Indeks energi S&P 500 (.SPNY) jatuh dan merupakan penurunan terdalam di antara 11 sektor.

Exxon Mobil turun 2,5% dan merupakan salah satu saham yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan S&P 500.

Laporan pekerjaan bulanan A.S. pada hari Jumat akan diuraikan yang menjadi perhatian para pelaku pasar untuk melihat sinyal tentang langkah Fed selanjutnya dalam perjuangannya melawan inflasi yang tinggi selama beberapa dekade.

Bank sentral AS atau the Fed telah menaikkan suku bunga sebesar 2,25 poin persentase sepanjang tahun ini dan telah berjanji untuk didorong oleh data dalam pendekatannya menuju kenaikan di masa depan.

Boeing Co (BA.N) naik 6,1% setelah Reuters melaporkan regulator penerbangan AS menyetujui rencana inspeksi dan modifikasi pembuat pesawat untuk melanjutkan pengiriman 787 Dreamliners.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai Pertemuan The Fed, Investor Waspadai Sinyal Hawkish
Satu Dekade Terakhir,...
Satu Dekade Terakhir, China Terus Meninggalkan Utang AS
Utang Amerika Bengkak...
Utang Amerika Bengkak jadi Rp635.572 Triliun, IMF: Ekonomi Global dalam Bahaya
Pengaruh Dolar AS di...
Pengaruh Dolar AS di Pasar Global Terancam di Tengah Politisasi Lembaga
Profil Lisa Cook, Gubernur...
Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Inflasi Kembali Mengancam,...
Inflasi Kembali Mengancam, The Fed Urung Turunkan Suku Bunga?
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Rekomendasi
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved