Inflasi Meroket Jauh di Atas Perkiraan, Pemerintah Harus Waspada

Selasa, 02 Agustus 2022 - 14:48 WIB
loading...
Inflasi Meroket Jauh di Atas Perkiraan, Pemerintah Harus Waspada
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Telisa Aulia Falianty mengatakan, pemerintah Indonesia harus mewaspadai angka inflasi pada Juli 2022 yang mencapai 4,94% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini merupakan yang tertinggi sejak 2015 atau dalam tujuh tahun terakhir.

"Tentu ini menjadi kewaspadaan bagi pemerintah, di mana sebelumnya pemerintah telah menargetkan angka inflasi sebesar 3,5-4,5%. Dan hal itu lah yang harus diwaspadai pemerintah bahwa inflasi sudah di atas target," ujarnya dalam Market Review IDXChannel, Selasa (2/8/2022).

Telisa mengatakan bahwa angka inflasi tersebut juga telah melebihi perkiraan dari para ekonom Indonesia terkait kenaikan inflasi saat ini.

"Kita memang tahu bahwa inflasi akan naik tetapi ternyata kenaikan ini melebihi ekspektasi, dan itu artinya memang jauh di atas perkiraan kita," ungkapnya.

Baca juga: Tertinggi dalam 7 Tahun, Inflasi Tahunan Juli 2022 Tembus 4,94%

Dia mengatakan bahwa pemerintah harus menekankan perhatian terhadap sejumlah komoditas yang menyumbang kenaikan inflasi.

"Dengan adanya subsidi terhadap komoditas tersebut merupakan langkah tepat, namun hal tersebut ada batasnya sehingga pemerintah perlu memikirkan lebih jauh terhadap sejumlah komoditas tersebut," tuturnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada bulan Juli 2022 terjadi inflasi tahun ke tahun (year-on-year/yoy) mencapai 4,94%.

Baca juga: Harga Cabai Meroket, Inflasi Juli 2022 Capai 0,64%

Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan, inflasi secara tahunan tersebut merupakan yang tertinggi sejak Oktober 2015.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3553 seconds (11.210#12.26)