Heboh Bansos Jokowi Dikubur di Depok, Bulog Pastikan Kondisi Beras Tidak Rusak
Selasa, 02 Agustus 2022 - 18:15 WIB
loading...
Perum Bulog memastikan beras bantuan presiden yang diterima 3 juta warga dalam keadaan baik tidak mengalami kerusakan. FOTO/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Perum Bulog memastikan beras bantuan presiden yang diterima 3 juta warga dalam keadaan baik tidak mengalami kerusakan. Adapun bansos Jokowi tersebut disalurkan sejak Mei - Juni 2020 lalu.
Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal menyatakan Bulog berkomitmen mempercepat penerimaan beras bantuan presiden tersebut. Pihaknya bekerjasama dengan pihak lain sebagai transporter yang mengantarkan beras tersebut kepada warga penerima manfaat.
"Dalam program tersebut tidak ada warga yang dirugikan, mengingat hasil evaluasi dan monitor yang dilakukan Bulog, termasuk peran pengantarnya pada saat itu berjalan baik sebagai mana mestinya," kata Iqbal dalam keterangan pers, Selasa (2/8/2022).
Baca Juga: Soal Bansos Jokowi Dikubur di Depok, JNE Klaim Tak Langgar Aturan
Dia menegaskan dalam setiap pengeluaran beras dari gudang, ada prosedur standar yang harus dilakukan dan tercatat secara pasti guna memastikan proses quality control betul - betul berjalan dengan baik. Deskripsi pelaksanaan tugas antara Bulog sebagai penyedia beras dan pihak ketiga sebagai transporter atau pengantar juga sudah jelas beban dan tanggungjawabnya.
"Semuanya tercatat jelas. Setiap pengeluaran beras dari gudang ada dokumen serah terima barang yang menyebutkan beras diterima dalam kondisi baik, dan selanjutnya penyaluran beras tersebut menjadi tanggungjawab pihak transporter. Memang dalam proses pengangkutan terbuka kemungkinan terjadi gangguan - gangguan cuaca seperti hujan,kemasan pecah dan lainnya," kata Iqbal.
Bulog terus berkomitmen mempercepat penyaluran beras bantuan presiden, mengingat kondisi di awal pandemi yang menimbulkan dampak cukup signifikan bagi masyarakat yang terkena dampak Covid-19, sehingga bekerja sama dengan pihak ketiga, termasuk PT SSI. "Kerjasama ini bertujuan agar warga terkena dampak pandemi Covid-19 tetap tenang dan bisa melanjutkan aktivitas di rumah walau secara terbatas," tutur dia.
Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal menyatakan Bulog berkomitmen mempercepat penerimaan beras bantuan presiden tersebut. Pihaknya bekerjasama dengan pihak lain sebagai transporter yang mengantarkan beras tersebut kepada warga penerima manfaat.
"Dalam program tersebut tidak ada warga yang dirugikan, mengingat hasil evaluasi dan monitor yang dilakukan Bulog, termasuk peran pengantarnya pada saat itu berjalan baik sebagai mana mestinya," kata Iqbal dalam keterangan pers, Selasa (2/8/2022).
Baca Juga: Soal Bansos Jokowi Dikubur di Depok, JNE Klaim Tak Langgar Aturan
Dia menegaskan dalam setiap pengeluaran beras dari gudang, ada prosedur standar yang harus dilakukan dan tercatat secara pasti guna memastikan proses quality control betul - betul berjalan dengan baik. Deskripsi pelaksanaan tugas antara Bulog sebagai penyedia beras dan pihak ketiga sebagai transporter atau pengantar juga sudah jelas beban dan tanggungjawabnya.
"Semuanya tercatat jelas. Setiap pengeluaran beras dari gudang ada dokumen serah terima barang yang menyebutkan beras diterima dalam kondisi baik, dan selanjutnya penyaluran beras tersebut menjadi tanggungjawab pihak transporter. Memang dalam proses pengangkutan terbuka kemungkinan terjadi gangguan - gangguan cuaca seperti hujan,kemasan pecah dan lainnya," kata Iqbal.
Bulog terus berkomitmen mempercepat penyaluran beras bantuan presiden, mengingat kondisi di awal pandemi yang menimbulkan dampak cukup signifikan bagi masyarakat yang terkena dampak Covid-19, sehingga bekerja sama dengan pihak ketiga, termasuk PT SSI. "Kerjasama ini bertujuan agar warga terkena dampak pandemi Covid-19 tetap tenang dan bisa melanjutkan aktivitas di rumah walau secara terbatas," tutur dia.
Lihat Juga :