Wall Street Berakhir Menguat, Nasdaq Sentuh Level Tertinggi Sejak Mei
Kamis, 04 Agustus 2022 - 06:25 WIB
loading...
Wall Street berakhir naik tajam pada perdagangan Rabu (3/8/2022) waktu setempat saat Nasdaq mendapatkan sentimen positif dan terangkat ke level tertinggi sejak awal Mei. Foto/Dok
A
A
A
NEW YORK - Wall Street berakhir naik tajam pada perdagangan Rabu (3/8/2022) waktu setempat. Hal itu didorong dengan perkiraan laba yang kuat dari PayPal dan CVS Health Corp untuk menjadi sentimen positif dan membantu mengangkat Nasdaq ke level tertinggi sejak awal Mei.
Mengutip Reuters, indeks S&P 500 naik 1,56% untuk mengakhiri sesi di level 4.155,12. Sedangkan Nasdaq naik 2,59% menjadi 12.668,16, sementara Dow Jones Industrial Average meningkat 1,29% menjadi 32.812,50.
Baca Juga: Menguak 3 Alasan IMF Melukiskan Gambaran Suram Ekonomi Global di Sisa 2022
Data menunjukkan industri jasa AS secara tak terduga meningkat pada Juli di tengah pertumbuhan pesanan yang kuat, sementara kemacetan pasokan dan tekanan harga mulai mereda. Itu mendukung pandangan bahwa ekonomi tidak dalam resesi meskipun output merosot di paruh pertama tahun ini.
Sejumlah hasil kuat baru dari perusahaan termasuk PayPal (PYPL.O) dan CVS Health Corp menjadi sentimen di musim pelaporan triwulanan yang sebagian besar optimis. Laporan yang melebihi ekspektasi rendah telah membantu Wall Street rebound dari kerugian akibat kekhawatiran tentang inflasi tinggi selama beberapa dekade, kenaikan suku bunga dan menyusutnya output ekonomi.
"Kami sedang melalui pendapatan Q2 dan, pada umumnya, dari kompleks teknologi hingga konsumen dan industri, kami melihat banyak cetakan yang lebih baik dari yang ditakuti, dan itu cukup bagus sekarang," kata Sahak Manuelian , direktur pelaksana perdagangan di Wedbush Securities di Los Angeles.
Baca Juga: Kunjungan Ketua DPR AS Panaskan Tensi China-Taiwan, Wall Street Kena Imbasnya
Mengutip Reuters, indeks S&P 500 naik 1,56% untuk mengakhiri sesi di level 4.155,12. Sedangkan Nasdaq naik 2,59% menjadi 12.668,16, sementara Dow Jones Industrial Average meningkat 1,29% menjadi 32.812,50.
Baca Juga: Menguak 3 Alasan IMF Melukiskan Gambaran Suram Ekonomi Global di Sisa 2022
Data menunjukkan industri jasa AS secara tak terduga meningkat pada Juli di tengah pertumbuhan pesanan yang kuat, sementara kemacetan pasokan dan tekanan harga mulai mereda. Itu mendukung pandangan bahwa ekonomi tidak dalam resesi meskipun output merosot di paruh pertama tahun ini.
Sejumlah hasil kuat baru dari perusahaan termasuk PayPal (PYPL.O) dan CVS Health Corp menjadi sentimen di musim pelaporan triwulanan yang sebagian besar optimis. Laporan yang melebihi ekspektasi rendah telah membantu Wall Street rebound dari kerugian akibat kekhawatiran tentang inflasi tinggi selama beberapa dekade, kenaikan suku bunga dan menyusutnya output ekonomi.
"Kami sedang melalui pendapatan Q2 dan, pada umumnya, dari kompleks teknologi hingga konsumen dan industri, kami melihat banyak cetakan yang lebih baik dari yang ditakuti, dan itu cukup bagus sekarang," kata Sahak Manuelian , direktur pelaksana perdagangan di Wedbush Securities di Los Angeles.
Baca Juga: Kunjungan Ketua DPR AS Panaskan Tensi China-Taiwan, Wall Street Kena Imbasnya
Lihat Juga :