Pinjol Marak, Waspada dan Cek Keabsahannya Agar Tak Jadi Korban
Kamis, 04 Agustus 2022 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
“Pertimbangkan jumlah pinjaman yang hendak diajukan sesuai dengan kebutuhan. Ingat, harus dipikirkan pula kemampuan membayar pinjaman tersebut. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui besaran bunga pinjaman,” ujarnya dalam webinar yang ditujukan bagi komunitas di Kalimantan dan sekitarnya.
Rian juga mengingatkan konsumen agar senantiasa mengecek keabsahan lembaga keuangan yang memberikan pinjaman online tersebut. Caranya dengan memeriksa di laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK) . Konsumen juga bisa menghubungi layanan call center OJK maupun lewat aplikasi pesan WhatsApp.
Pada kesempatan yang sama, Dosen Jurusan Sistem Informasi IIB Darmajaya Lampung Melda Agarina memberikan sejumlah tips agar konsumen bisa membedakan pinjol legal dan ilegal.
Pinjol resmi atau legal, biasanya memiliki alamat kantor yang jelas, termasuk identitas pengurus yang lengkap. Mereka juga hanya meminta akses kamera, mikrofon, dan lokasi pada ponsel cerdas konsumen saat meng-install aplikasi pinjaman tersebut.
“Untuk yang ilegal, biasanya mereka tidak memiliki alamat yang jelas dan tak diketahui pula siapa saja pengurusnya. Dalam aplikasi mereka, yang diminta seluruh data pribadi peminjam lewat gawainya. Apabila ada ciri-ciri seperti ini, patut diwaspadai ini adalah jenis yang ilegal,” tandasnya.
Rian juga mengingatkan konsumen agar senantiasa mengecek keabsahan lembaga keuangan yang memberikan pinjaman online tersebut. Caranya dengan memeriksa di laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK) . Konsumen juga bisa menghubungi layanan call center OJK maupun lewat aplikasi pesan WhatsApp.
Pada kesempatan yang sama, Dosen Jurusan Sistem Informasi IIB Darmajaya Lampung Melda Agarina memberikan sejumlah tips agar konsumen bisa membedakan pinjol legal dan ilegal.
Pinjol resmi atau legal, biasanya memiliki alamat kantor yang jelas, termasuk identitas pengurus yang lengkap. Mereka juga hanya meminta akses kamera, mikrofon, dan lokasi pada ponsel cerdas konsumen saat meng-install aplikasi pinjaman tersebut.
“Untuk yang ilegal, biasanya mereka tidak memiliki alamat yang jelas dan tak diketahui pula siapa saja pengurusnya. Dalam aplikasi mereka, yang diminta seluruh data pribadi peminjam lewat gawainya. Apabila ada ciri-ciri seperti ini, patut diwaspadai ini adalah jenis yang ilegal,” tandasnya.
Lihat Juga :