Kinerja Positif, Blue Bird Cetak Laba Bersih Rp148 Miliar di Semester I 2022
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Pencapaian tersebut diraih seiring dengan upaya perseroan mempertahankan posisi kas yang sehat dan neraca yang kuat. Hal ini telah menjadi etalase untuk menunjukkan kekuatan dan ketangguhan perseroan dalam menghadapi situasi pandemi.
Hal yang sama terlihat pada EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi,dan amortisasi) mengalami kenaikan 102% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya menjadi Rp 383 miliar. Layanan taksi reguler mendominasi perolehan pendapatan perseroan dan mengalami peningkatan pertumbuhan hingga 45% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Gandeng Mobilman, Blue Bird Punya Mainan Baru di Industri Otomotif
Ditambah lagi, guna melayani dan memenuhi permintaan pasar terhadap layanan taksi, khususnya di kuartal kedua 2022, perseroan terus berupaya meremajakan armada operasinya. Sambil menunggu kedatangan armada baru, Blue Bird terus menyeimbangkan antara ketersediaan dan permintaan mobil bekas. Seiring dengan penurunan jumlah unit mobil bekas terjual, terjadi peningkatan capital gain per mobil, sehingga perseroan dapat membukukan kenaikan penjualan sebesar Rp 25,8 miliar pada semester I 2022.
Hal yang sama terlihat pada EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi,dan amortisasi) mengalami kenaikan 102% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya menjadi Rp 383 miliar. Layanan taksi reguler mendominasi perolehan pendapatan perseroan dan mengalami peningkatan pertumbuhan hingga 45% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Gandeng Mobilman, Blue Bird Punya Mainan Baru di Industri Otomotif
Ditambah lagi, guna melayani dan memenuhi permintaan pasar terhadap layanan taksi, khususnya di kuartal kedua 2022, perseroan terus berupaya meremajakan armada operasinya. Sambil menunggu kedatangan armada baru, Blue Bird terus menyeimbangkan antara ketersediaan dan permintaan mobil bekas. Seiring dengan penurunan jumlah unit mobil bekas terjual, terjadi peningkatan capital gain per mobil, sehingga perseroan dapat membukukan kenaikan penjualan sebesar Rp 25,8 miliar pada semester I 2022.
(nng)
Lihat Juga :