Pendapatan Naik 15%, PTPN Group Kantongi Laba Rp3,8 Triliun
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
“Selain PTPN III, anak perusahaan yang mampu mencatat laba adalah PTPN I, PTPN II, PTPN IV, PTPN V, PTPN VI, dan PTPN XIII. Capaian kuartal I 2022 ini meningkat 496,07% dibandingkan periode kuartal I 2021," kata Abdul Ghani, dalam keterangannya, Jumat (5/8/2022).
Raihan laba PTPN Group beriringan dengan tingginya pendapatan atau revenue perseroan. Pada semester I 2022 total pendapatan perseroan mencapai Rp24,43 Triliun, meningkat 15% dibandingkan semester I 2021. Nilai EBIDTA Operasional pada semester I 2022 sebesar Rp7,36 triliun, meningkat 22% dibandingkan semester I 2021.
Manajemen perseroan juga mampu menjaga arus kas bersih atau net operating cash flow (NOCF) sebesar Rp1,63 triliun. Dengan arus kas yang positif, perseroan mampu menjalankan belanja modal atau capital expenditure (capex).
“Komoditas sawit masih menjadi penyumbang pendapatan/penjualan terbesar bagi keuangan PTPN Group. Pada semester I 2022 kontribusi porsi penjualan periode s.d. Juni 2022 didominasi oleh komoditas kelapa sawit sebesar 73,33% dari total penjualan,” kata Ghani.
Selain itu, komoditas karet memberikan kontribusi 9,17%, tebu memberikan kontribusi 7,02%, teh memberikan kontribusi 1,74% dari total penjualan, dan aneka tanaman lainnya sebesar 8,74%.
Raihan laba PTPN Group beriringan dengan tingginya pendapatan atau revenue perseroan. Pada semester I 2022 total pendapatan perseroan mencapai Rp24,43 Triliun, meningkat 15% dibandingkan semester I 2021. Nilai EBIDTA Operasional pada semester I 2022 sebesar Rp7,36 triliun, meningkat 22% dibandingkan semester I 2021.
Manajemen perseroan juga mampu menjaga arus kas bersih atau net operating cash flow (NOCF) sebesar Rp1,63 triliun. Dengan arus kas yang positif, perseroan mampu menjalankan belanja modal atau capital expenditure (capex).
“Komoditas sawit masih menjadi penyumbang pendapatan/penjualan terbesar bagi keuangan PTPN Group. Pada semester I 2022 kontribusi porsi penjualan periode s.d. Juni 2022 didominasi oleh komoditas kelapa sawit sebesar 73,33% dari total penjualan,” kata Ghani.
Selain itu, komoditas karet memberikan kontribusi 9,17%, tebu memberikan kontribusi 7,02%, teh memberikan kontribusi 1,74% dari total penjualan, dan aneka tanaman lainnya sebesar 8,74%.
Lihat Juga :