Pendapatan Naik 15%, PTPN Group Kantongi Laba Rp3,8 Triliun
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 20:00 WIB
loading...
PTPN Group kantongi laba Rp3,8 triliun di semester I 2022. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) masih tetap meraih laba , meski terjadi fluktuasi harga komoditas dunia. Perusahaan induk BUMN bidang perkebunan ini terus menunjukkan kinerja positifnya pada laporan keuangan semester I (Januari-Juni) 2022.
Baca juga: Kinerja Positif, Blue Bird Cetak Laba Bersih Rp148 Miliar di Semester I 2022
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani menyampaikan meningkatnya kinerja PTPN Group kembali membuktikan hasil dari perjalanan restrukturisasi yang secara berkelanjutan terus dikuatkan.
“Walaupun harga komoditas dunia tertekan pada kuartal I 2022, Holding PTPN masih mampu meningkatkan laba perusahaan sampai semester I Rp3,86 triliun,” ujar Ghani.
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berhasil menjaga momentum kinerja operasional dan keuangan pada 2022. Pada periode fiskal Januari sampai April 2022 (kuartal I) 2022 lalu Holding PTPN meraih laba bersih hingga Rp2,95 triliun. PTPN III sebagai holding memiliki kinerja terbaik dengan raihan laba sebesar Rp1,2 triliun.
Baca juga: Kinerja Positif, Blue Bird Cetak Laba Bersih Rp148 Miliar di Semester I 2022
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani menyampaikan meningkatnya kinerja PTPN Group kembali membuktikan hasil dari perjalanan restrukturisasi yang secara berkelanjutan terus dikuatkan.
“Walaupun harga komoditas dunia tertekan pada kuartal I 2022, Holding PTPN masih mampu meningkatkan laba perusahaan sampai semester I Rp3,86 triliun,” ujar Ghani.
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berhasil menjaga momentum kinerja operasional dan keuangan pada 2022. Pada periode fiskal Januari sampai April 2022 (kuartal I) 2022 lalu Holding PTPN meraih laba bersih hingga Rp2,95 triliun. PTPN III sebagai holding memiliki kinerja terbaik dengan raihan laba sebesar Rp1,2 triliun.
Lihat Juga :