Subsidi BBM Dinikmati Orang Kaya, Aturan Pembatasan Pertalite Harus Segera Disahkan

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 18:00 WIB
loading...
Subsidi BBM Dinikmati...
Revisi PP terkait pembatasan subsidi BBM didorong untuk segera disahkan. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan MyPertamina dinilai efektif. Tujuan dari pembatasan tersebut agar subsidi BBM tepat sasaran.

"Tujuannya agar subsidi digunakan bagi layak mendapatkan subsidi. Orang kaya jangan disubsidi," kata Arya dalam diskusi MNC Trijaya bertajuk Polemik: Untung Rugi BBM Subsidi, Sabtu (6/8/2022).

Baca Juga: Subsidi BBM Capai Rp502 Triliun, Jokowi: Negara Mana pun Tak Akan Kuat

Berdasarkan laporan Pertamina sebanyak 80 persen BBM bersubsidi dikonsumsi oleh masyarakat dinikmati masyarakat menegah ke atas. Padahal subsidi BBM kegunaannya untuk mendongkrak daya beli masyarakat miskin dan rentan miskin agar dapat mengakses bahan bakar dengan harga terjangkau.

"Subsidi yang tidak tepat sasaran bisa digunakan untuk mencapai tujuan pembanguan di sektor lain. Daripada cabut total, ke depan kita dorong subsidi tepat sasaran," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi VII DPR Mulyanto meminta agar aturan terkait pembatasan tersebut harus segera disahkan. Revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak masih menunggu disahkan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Pembelian Pertalite dengan Aplikasi agar Kuota BBM Subsidi Tak Jebol

Menurut dia apabila BBM subsidi tak kunjung dibatasi kuota tiap tahunnya akan jebol terus. Adapun kuota BBM bersubsidi 28 juta kiloliter (kl) yang ditetapkan APBN diproyeksikan hanya sampai November mendatang. "Segera aturannya dirampungkan, karena argo terus berjalan. Sebentar lagi habis," tandas dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Perang Iran Dorong Subsidi...
Perang Iran Dorong Subsidi BBM di ASEAN Cetak Rekor Tertinggi
Menakar Risiko Besar...
Menakar Risiko Besar Menahan Harga BBM Terlalu Lama: Beban Fiskal Makin Berat
Punya SAL Rp420 Triliun,...
Punya SAL Rp420 Triliun, Purbaya Pede Tahan Harga BBM Subsidi Tak Naik
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Polda NTT Ungkap 27...
Polda NTT Ungkap 27 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 2 Oknum Polisi Jadi Tersangka
Tepis Analisis JK, Misbakhun...
Tepis Analisis JK, Misbakhun Tegaskan Harga BBM Subsidi Aman hingga Akhir 2026
Rekomendasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved