Selain Kelapa Sawit, Kemiri Sunan Bisa Jadi Pengganti BBM Fosil
Minggu, 07 Agustus 2022 - 20:30 WIB
loading...
Kemiri sunan bisa jadi alternatif pengganti BBM. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia berupaya mereduksi energi fosil yang kini jumlahnya semakin menipis dengan memanfaatkan tanaman kelapa sawit dan kemiri untuk menghasilkan energi berkelanjutan yang sejalan dengan kerangka konvensi perubahan iklim.
Baca juga: Kemendagri: Indonesia Targetkan Penggunaan Energi Bersih pada 2060
"Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian terus melakukan riset dan inovasi dalam pengembangan bahan bakar nabati," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian Fadjry Djufry dalam keterangan di Jakarta, Minggu (7/8/2022).
Fadjry mengatakan kelapa sawit adalah sumber energi yang paling siap dan potensial. Indonesia merupakan penghasil minyak sawit mentah terbesar dan memiliki perkebunan kelapa sawit terluas di dunia.
Pemerintah melalui unit pelaksana teknis Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Kementerian Pertanian telah berhasil mengembangkan bahan bakar nabati berbahan dasar kelapa sawit, yaitu B-100 dengan tahapan pengujian sebanyak tiga kali.
Baca juga: Kemendagri: Indonesia Targetkan Penggunaan Energi Bersih pada 2060
"Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian terus melakukan riset dan inovasi dalam pengembangan bahan bakar nabati," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian Fadjry Djufry dalam keterangan di Jakarta, Minggu (7/8/2022).
Fadjry mengatakan kelapa sawit adalah sumber energi yang paling siap dan potensial. Indonesia merupakan penghasil minyak sawit mentah terbesar dan memiliki perkebunan kelapa sawit terluas di dunia.
Pemerintah melalui unit pelaksana teknis Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Kementerian Pertanian telah berhasil mengembangkan bahan bakar nabati berbahan dasar kelapa sawit, yaitu B-100 dengan tahapan pengujian sebanyak tiga kali.
Lihat Juga :