Kaya Wisata Sejarah, Sandiaga Dorong Ekonomi di Desa Wisata Gampong Ulee Lheue
Senin, 08 Agustus 2022 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
.jpg)
Menurut Mas Menteri, sapaan akrab Sandiaga Uno, Desa Wisata Gampong Ulee Lheue sarat akan sejarah religi yang dapat menjadi daya pikat bagi para wisatawan. "Salah satu paket wisata religi yang bisa kita tawarkan nanti saat Banda Aceh mudah-mudahan bisa menjadi host International Halal Tourism and Syariah Creative Economy adalah paket bahwa shalat Subuh di Masjid Baiturrahman dan shalat Dhuha nya di Masjid Baiturrahim. Karena ada sejarahnya, yaitu saat terbakar atau dibakar, Masjid Baiturrahman ada perintah dari Sultan untuk melaksanakan shalat di Masjid Baiturrahim. Jadi, ini yang salah satu menjadi daya tarik baik sejarah maupun wisata religi," beber Sandi.
Dalam kesempatan itu, Sandi juga merespons aspirasi dari nelayan yang berharap bantuan untuk pembangunan Pelabuhan Teluk Panjang yang belum tersentuh sejak Tsunami Aceh pada Desember 2004. "Kami akan memberikan bantuan. Karena ini sudah menjadi 50 desa wisata terbaik, jadi kita patut semuanya untuk mengangkat ini menjadi destinasi unggulan," ujar Sandi.
Desa Gampong Ulee Lheue berjarak 21,3 km dari Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda yang dapat ditempuh dalam waktu 30 menit. Bicara daya tarik, desa tersebut memiliki kekayaan alam seperti Pantai Cermin. Itu merupakan daerah pesisir. Wisatawan dapat menikmati berbagai wisata air seperti menggunakan boat untuk berkeliling di area pantai, dan tempat ini juga merupakan pantai ramah anak karena tersedia juga perahu bebek, taman bermain, dan ruang terbuka hijau untuk bersantai. Selain itu yang tidak kalah menarik adalah, wisatawan juga dapat menikmati senja dengan secangkir kopi sambil memancing ikan karena pada sore hari banyak berjajar coffee truck yang tentunya juga dipadati oleh pengunjung.
Baca Juga: Begini Detik-Detik Sandiaga Uno Disemprot Emak-Emak di Aceh!
Kemudian, ada Masjid Baiturrahim. Salah satu masjid bersejarah di Provinsi Aceh. Masjid ini merupakan peninggalan Sultan Aceh pada abad ke-17. Pada saat terjadi gempa dan tsunami 26 Desember 2004 Masjid Baiturrahim adalah satu-satunya bangunan yang tersisa dan selamat, sementara bangunan lain di sekitar masjid hancur.
Lihat Juga :