Dibekingi Pertumbuhan Ekonomi, Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp14.876

Senin, 08 Agustus 2022 - 17:18 WIB
loading...
Dibekingi Pertumbuhan Ekonomi, Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp14.876
Rupiah hari menguat atas dolar Amerika Serikat. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi kuartal II yang mencapai 5,44%, di luar ekspektasi, mengalahkan sentimen negatif dari penurunan cadangan devisa terhadap nilai tukar rupiah . Mata uang garuda ditutup menguat 18 poin di level Rp14.876 atas dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore ini, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,8% di 2022, Ini Catatan Penting dari Ekonom

"Meski cadangan devisa turun, mata uang rupiah tetap menguat," terang Ibrahim Assuaibi, pengamat pasar uang, dalam rilis hariannya, Senin (8/8/2022).

Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2022 sebesar USD132,2 miliar. Jumlah itu berkurang USD4,2 miliar atau turun 3,08% dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan posisi cadangan devisa pada Juli 2022 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

"Meski demikian, cadangan devisa itu masih relatif tinggi. Setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," jelas Ibrahim.

Ke depan, kata Ibrahim, banyak pengamat yang memprediksi cadangan devisa akan berada di kisaran USD130 miliar hingga USD131 miliar di akhir tahun ini. Perkiraan ini karena dari sisi neraca perdagangan Indonesia yang diperkirakan masih surplus sehingga bisa menahan penurunan cadangan devisa lebih dalam lagi.

Selain itu, posisi cadangan devisa pada Agustus ini juga diperkirakan akan kembali menurun di kisaran USD131 miliar. Pasalnya, neraca perdagangan Indonesia berpotensi lebih kecil, sementara outflow masih akan terus berlanjut.

"Penyebabnya adalah The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuannya lagi," tandas Ibrahim.

Baca juga: Tragedi Penyerbuan Markas Brimob Tahun 1961 yang Menggemparkan

Lebih lanjut dia memprediksi untuk perdagangan besok, Selasa (9/8/2022) rupiah dibuka berfluktuatif, namun ditutup menguat di kisaran Rp14.850.

(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3062 seconds (10.101#12.26)