Hadapi Penambahan Mobil Listrik, Tahun Ini PLN Target Bangun 580 SPKLU

Rabu, 10 Agustus 2022 - 16:37 WIB
loading...
Hadapi Penambahan Mobil Listrik, Tahun Ini PLN Target Bangun 580 SPKLU
PLN terus berupaya menambah jumlah SPKLU di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) menargetkan pembangunan 580 stasiun pengisian kendaraan listrik umum ( SPKLU ) rampung tahun ini. Target itu diuangkap oleh Wakil Presiden Pemasaran Intelijen & Ekonomi PLN Henri Firdaus.

Baca juga: Perdana, Isi Baterai Kendaraan Listrik Bisa di Gerai KFC

Henri mengatakan pembangunan SPKLU sejalan dengan peningkatan jumlah kendaraan listrik di Indonesia. Dia memperkirakan jumlah kendaraan berbahan bakar setrum itu bisa mencapai 5.800 unit tahun ini.

"Dari sisi PLN kami sudah mempunyai (target) 580 SPKLU ya. Dan kami prediksi jumlah kendaraan listrik dan baterai ini sekitar 5.800," kata Henri dalam webinar PLN Innovation and Competition in Electricity (ICE), Rabu (10/8/2022).

Menurut dia, jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan upaya PLN melakukan transisi energi ke energi baru terbarukan (EBT). Ke depan PLN melakukan estimasi pembangunan SPKLU dengan skala satu banding sepuluh, setiap peningkatan sepuluh kendaraan listrik harus ada satu SPKLU.

"Di sini ada key point, estimasi kami per tahun dengan sepuluh kendaraan listrik, kami harus ada satu buah stasiun pengisian," kata Henri.

Sementara itu, Kepala Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Kemenhub Yusuf Nugroho mengatakan, pemerintah terus mendorong konversi kendaraan berbasis BBM ke listrik.

Oleh karena itu pihaknya melakukan sertifikasi pada bengkel-bengkel konversi kendaraan BBM ke listrik. Yusuf mengatakan untuk menjadi bengkel konversi yang memiliki sertifikasi dan izin Kemenhub, bengkel umum harus memenuhi beberapa syarat.

Baca juga: Peran Bripka RR di Kasus Brigadir J, Kabareskrim: Tak Lapor Rencana Pembunuhan

"Bengkel tersebut kami berikan persyaratan-persyaratan yang tujuannya agar memberikan jaminan mekanisme konversinya itu memenuhi persyaratan teknis kendaraan bermotor dan tentunya memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan," kata dia.

(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1584 seconds (11.252#12.26)