Pembangunan Konstruksi IKN Nusantara Masih Menunggu Kontrak Tender

Kamis, 11 Agustus 2022 - 18:08 WIB
loading...
Pembangunan Konstruksi IKN Nusantara Masih Menunggu Kontrak Tender
Pembangunan konstruksi IKN Nusantara akan dimulai akhir Agustus. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkap hingga saat ini konstruksi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara belum dilakukan, sebab tender yang sudah dibuka belum dikontrak.

Baca juga: Mendes PDTT Upayakan Karakteristik 11 Desa di Ring 1 IKN Tak Berubah

"Tanda tangan kontrak akhir Agustus, setelah itu langsung konstruksi," ujar Menteri Basuki usai membuka 2nd Announcement World Water Forum di kantornya, Kamis (11/6/2022).

Lebih lanjut Menteri Basuki menjelaskan bahwa beberapa proyek pada pembangunan tahap awal memang sudah dilakukan, seperti proyek jalan tol akses menuju IKN Nusantara, jalan logistik, hingga permukiman untuk para ASN yang pindah.

Menurut Menteri Basuki, konstruksi yang dilakukan pada akhir Agustus ini bukan masalah angaran yang belum turun, karena Kementerian Keuangan sudah menyetujuinya.

"DIPA-nya dari Bu Menkeu sudah setuju, sudah oke, sudah ada uangnya, masih ditelaah, tidak ada masalah," sambung Menteri Basuki.

Meski demikian hingga saat ini memang belum ada kontrak tender yang ditandatangani untuk segera melakukan konstruksi yang disebut mulai dilakukan pada akhir Agustus atau bulan ini.

"Belum ada yang ditandatangani (tendernya) tapi semua sudah siap, tinggal nunggu DIPA-nya, kalau uangnya sudah (siap)," pungkas Menteri Basuki.

Dihubungi terpisah, Ketua Satgas Pembangunan IKN Nusantara, Dannis H. Sumadilaga, menyebutkan saat ini proses yang tengah dilakukan adalah land development atau pematangan tanah. Lalu disiapkan kawasan, kaveling-kaveling, jalan, dan box utilitasnya.

Baca juga: GIIAS 2022 Resmi Dibuka, Pengunjung Akan Dibebaskan Jajal Kendaraan Listrik

"Pembangunan bertahap, pertama itu kita lakukan land development, kalau sudah siap itu dilanjutkan (konstruksi) September sampai Oktober," pungkasnya.

(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1683 seconds (11.252#12.26)