Pemerintah Gencar Kampanyekan Kendaraan Listrik, Menhub: Kita Rebut Pasar Dunia

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 17:56 WIB
loading...
Pemerintah Gencar Kampanyekan Kendaraan Listrik, Menhub: Kita Rebut Pasar Dunia
Saat ini pemerintah sedang gencar mengembangkan kendaraan listrik (electric vehicle) secara masif. Menhub Budi Karya Sumadi menyakini, Indonesia mampu merebut pasar dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, saat ini pemerintah sedang mengembangkan kendaraan listrik (electric vehicle) secara masif.Hal tersebut sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menargetkan Indonesia dapat menguasai pasar baterai dan mobil listrik .

"Kita akan merebut pasar dunia disaat dunia baru beberapa negara saja yang memulai dengan electric vehicle," kata Menhub Budi, saat menyampaikan sambutan dalam acara Presuniv Webinar Series, Sabtu (13/8/2022).

Baca Juga: Di Forum G20, Menhub Ajak Pejabat Pakai Mobil Listrik

Gencarnya pemerintah menggemakan soal ekosistem kendaraan listrik, salah satunya karena Indonesia memiliki bahan baku pembuat baterai yang banyak di dalam negeri. Bahkan ditargetkan2 juta kendaraan listrik bakal menjamur di jalanan Ind

“Kita targetkan nanti di 2025, 2 juta kendaraan listrik bisa digunakan oleh masyarakat kita di Indonesia dan selanjutnya kita akan menuju ke pasar-pasar ekspor,” terang Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Menteri Budi menambahkan, teknologi otomotif terus berkembang sangat pesat sehingga mengharuskan industri otomotif untuk selalu berinovasi menciptakan teknologi yang semakin canggih.

Baca Juga: IKN Nusantara Akan Dilengkapi dengan Kendaraan Otonom untuk Angkutan Umum

Salah satu kemajuan di bidang otomotif adalah dengan hadirnya teknologi intelegent transport system (ITS). Contoh dari pada teknologi ITS adalah kendaraan otomatis (autonomus).

Menurutnya, kendaraan autonom merupakan paradigma baru dalam kendaraan, yang memiliki potensi besar untuk mengurangi kecelakaan dikarenakan human error dan mengurangi emisi karbon serta kemacetan.

"Sebagai sains ini memang sangat menarik dan harus kita lakukan dengan baik dan sistematis," ujarnya.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1092 seconds (10.101#12.26)