SR017 Terbit, Moduit Ungkap Keuntungan Investasi Sukuk Ritel

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 16:30 WIB
loading...
SR017 Terbit, Moduit...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Saat ini dunia tengah menghadapi ancaman krisis energi dan krisis pangan yang disebabkan oleh terganggunya rantai suplai. Ketegangan geopolitik antara Rusia dengan Ukraina merupakan pemicu utama krisis ini, pasalnya kedua negara punya peran besar dalam percaturan ekonomi dunia.

Rusia sebagai salah satu pamasok minyak mentah terbesar dunia, sementara Ukraina pengekspor minyak nabati terbesar yang bersumber dari bunga matahari. Kelangkaan pangan, energi dan komoditas lainnya membuat inflasi global melambung.

Untuk memperlambat laju inflasi, banyak negara di dunia telah menaikan suku bunga acuannya secara agresif seperti yang dilakukan oleh Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve. Kenaikan suku bunga merupakan faktor utama terjadinya perlambatan ekonomi dan resesi ekonomi bahkan mengintai AS beserta sejumlah negara.

Pengendalian inflasi adalah salah satu langkah yang harus dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia dalam mewaspadai tekanan global, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap tinggi. Dalam upaya tersebut pemerintah telah meningkatkan subsidi energi dan bahan bakar tahun ini untuk menjaga daya beli masyarakat. Hal ini terbukti ampuh meningkatkan pertumbuhan ekonomi kuartal II tahun ini di 5,44% year on year (yoy).

Baca Juga: 4 Jenis Investasi yang Diminati Kaum Milenial

Meskipun inflasi Indonesia tercatat meningkat ke level 4,94% YoY di Juli 2022, namun inflasi inti masih relatif rendah di 2,86% YoY. Hal ini menjadi acuan Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan 7 days repo rate di 3,5% pada pertemuan Rapat Dewan Gubernur di bulan Juli kemarin.

Menanggapi perkembangan tersebut, Head of Advisory & Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhy Purwanto menyampaikan dengan masih rendahnya tingkat suku bunga simpanan atau deposito membuat masyarakat mencari alternatif investasi lain yang dapat memberikan imbal hasil di atas inflasi supaya nilai uang tidak turun. Salah satu instrumen yang menarik yaitu obligasi pemerintah dengan jangka waktu dibawah 10 tahun.

Pemerintah akan menawarkan satu obligasi ritel, yakni Sukuk Ritel seri SR017 yang akan ditawarkan pada tanggal 19 Agustus hingga 14 September 2022 yang memiliki tenor 3 tahun. Lebih lanjut, Manuel optimistis SR017 akan banyak diminati melihat likuiditas dana masyarakat cukup tinggi.

"Acuannya SBR011 yang diterbitkan pemerintah sebelumnya dengan tingkat kupon 5,5%, sementara suku bunga deposito rata-rata diangka 2%-3%. Kami harap imbal hasil SR017 lebih tinggi lagi," ujarnya, di Jakarta, Sabtu (13/8/2022).

Selain itu, Sukuk Ritel termasuk SR017 merupakan surat utang yang dapat diperdagangkan di pasar sekunder (tradable). Hal ini memungkinkan bagi investor untuk menjual di pasar sebelum jatuh tempo setelah masa periode holding berakhir, kapanpun investor membutuhkan dana.

Mekanisme ini memungkinkan pemegang sukuk ritel dapat memperoleh capital gain dari selisih kenaikan harga saat beli dengan harga saat jual. Mekanisme ini berbeda dengan SBR011 yang tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga harus disimpan hingga jatuh tempo.

Di samping perolehan imbal hasil yang akan dibayar negara setiap bulan dengan imbal hasil tetap, berinvestasi pada Sukuk Ritel memiliki keutamaan lain, yakni mengusung prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Adapun tujuan penerbitan Sukuk Ritel adalah untuk pembiayaan APBN dan pembiayaan pembangunan terutama di sektor infrastruktur. Karena itu membeli SR017 berarti turut membantu pembangunan negara, sekaligus menghasilkan keuntungan yang halal sesuai syariah.

Baca Juga: Inflasi, Permintaan Mobil Baru Bakal Merosot Tajam

Di samping keunggulan tadi, pihaknya menyampaikan SR017 sangat mudah diakses dan dengan investasi minimum yang terjangkau, minimal Rp1 juta. Masyarakat bisa memperoleh SR017 melalui platform Moduit dengan membuka RDN terlebih dahulu.

"Sebagai salah satu mitra distribusi pemerintah untuk SR017, Moduit hadir dan siap membantu masyarakat yang berminat memiliki SR017 sebagai alternatif investasi yang sudah dijamin aman oleh pemerintah, terjangkau dan menguntungkan, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam membangun negeri," pungkas Manuel.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Menko Polkam Ungkap...
Menko Polkam Ungkap 8,8 Juta Orang Terlibat Judi Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved