Kuartal I/2020 Pendapatan Lippo Karawaci Naik 8,5%
Selasa, 30 Juni 2020 - 12:52 WIB
loading...
A
A
A
Adapun Siloam Hospitals mencatat pertumbuhan pendapatan yang sehat di kuartal I/2020 sebesar 9,7% (YoY) menjadi Rp1,88 triliun dari Rp1,71 triliun di tahun sebelumnya, berkontribusi terhadap 77,5% dari total pendapatan berulang (recurring) di kuartal I/2020 dibandingkan dengan kontribusi sebesar 75,9% di kuartal pertama 2019.
Pada kuartal I/2020, Siloam mengoperasikan 37 rumah sakit di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan, pendapatan LPKR dari segmen bisnis real estate management & services meningkat 7,3% (YoY) menjadi Rp2,4 triliun, yang merupakan 77,0% dari total pendapatan di kuartal I/2020 dibandingkan dengan 77,9% di kuartal I/2019.
Secara keseluruhan, LPKR membukukan laba bruto sebesar Rp1,33 triliun di kuartal I/2020, naik dibandingkan dengan Rp1,24 triliun di kuartal I/2019, ketiga pilar bisnis semuanya melaporkan peningkatan laba bruto.
Sementara, real estate development melaporkan peningkatan laba bruto sebesar 10,4% (YoY) menjadi Rp337 miliar di kuartal I/2020 dari Rp305 miliar di kuartal I/2019. Sementara itu, bisnis real estate management & services mencatat pertumbuhan laba bruto yang sehat sebesar 5,6% (YoY) menjadi Rp958 miliar di kuartal I/2020 dari Rp907 miliar di tahun sebelumnya.
Adapun EBITDA LPKR di kuartal 1, 2020 meningkat sebesar 50,4% menjadi Rp705 miliar dari Rp469 miliar di kuartal I/2019. "Sementara itu, kami harus melakukan penyesuaian dengan adanya adopsi PSAK 73 baru-baru ini. PSAK 73 menyebabkan perubahan dari beban sewa ke biaya bunga, sehingga EBITDA tampak menjadi lebih tinggi," jelasnya.
Dampaknya, sebesar Rp128 miliar yang menyiratkan normalisasi EBITDA sebesar Rp577 miliar, atau naik sebesar 23% (YoY). Real estate development memimpin pertumbuhan EBITDA, meningkat sebesar 108% (YoY) menjadi Rp148 miliar di kuartal I/2020 dari Rp71 miliar di kuartal I/2019.
Di samping itu, Siloam membukukan pertumbuhan EBITDA yang kuat sebesar 31,3% (YoY) menjadi Rp304 miliar di kuartal I/2020 dari Rp231 miliar di kuartal pertama tahun sebelumnya. Secara keseluruhan margin EBITDA telah membaik menjadi 23% di kuartal I/2020 dari 16% di kuartal I/2019.
Pada kuartal I/2020, Siloam mengoperasikan 37 rumah sakit di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan, pendapatan LPKR dari segmen bisnis real estate management & services meningkat 7,3% (YoY) menjadi Rp2,4 triliun, yang merupakan 77,0% dari total pendapatan di kuartal I/2020 dibandingkan dengan 77,9% di kuartal I/2019.
Secara keseluruhan, LPKR membukukan laba bruto sebesar Rp1,33 triliun di kuartal I/2020, naik dibandingkan dengan Rp1,24 triliun di kuartal I/2019, ketiga pilar bisnis semuanya melaporkan peningkatan laba bruto.
Sementara, real estate development melaporkan peningkatan laba bruto sebesar 10,4% (YoY) menjadi Rp337 miliar di kuartal I/2020 dari Rp305 miliar di kuartal I/2019. Sementara itu, bisnis real estate management & services mencatat pertumbuhan laba bruto yang sehat sebesar 5,6% (YoY) menjadi Rp958 miliar di kuartal I/2020 dari Rp907 miliar di tahun sebelumnya.
Adapun EBITDA LPKR di kuartal 1, 2020 meningkat sebesar 50,4% menjadi Rp705 miliar dari Rp469 miliar di kuartal I/2019. "Sementara itu, kami harus melakukan penyesuaian dengan adanya adopsi PSAK 73 baru-baru ini. PSAK 73 menyebabkan perubahan dari beban sewa ke biaya bunga, sehingga EBITDA tampak menjadi lebih tinggi," jelasnya.
Dampaknya, sebesar Rp128 miliar yang menyiratkan normalisasi EBITDA sebesar Rp577 miliar, atau naik sebesar 23% (YoY). Real estate development memimpin pertumbuhan EBITDA, meningkat sebesar 108% (YoY) menjadi Rp148 miliar di kuartal I/2020 dari Rp71 miliar di kuartal I/2019.
Di samping itu, Siloam membukukan pertumbuhan EBITDA yang kuat sebesar 31,3% (YoY) menjadi Rp304 miliar di kuartal I/2020 dari Rp231 miliar di kuartal pertama tahun sebelumnya. Secara keseluruhan margin EBITDA telah membaik menjadi 23% di kuartal I/2020 dari 16% di kuartal I/2019.
Lihat Juga :