Sri Mulyani: Hanya yang Bisa Pindah ke Digital Mampu Survive
Selasa, 30 Juni 2020 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Sri Mulyani Bela Terawan: Tanggung Jawab Anggaran Tidak Hanya di Kemenkes )
Adapun dia mengatakan anggaran pemulihan ekonomi nasional untuk sektor kesehatan baru terserap sebesar 4,68% dari total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 87,5 triliun. Sedangkan serapan anggaran PEN untuk perlindungan sosial sudah mencapai 34,06% dari total alokasi anggaran sebesar Rp 203 triliun. Untuk insentif dunia usaha, kata dia, alokasi yang disiapkan sebesar Rp 120,6 triliun atau baru terserap 10,14%.
Lebih lanjut Sri Mulyani menerangkan, anggaran kesehatan sebagian adalah belanja tambahan yang berhubungan dengan covid-19 langsung seperti untuk penanganan gugus tugas, pembelian APD pada tahap awal, upgrading rumah sakit. Tempatnya tidak hanya di gugus tugas ada yang juga Kementerian Kesehatan. "Ada juga yang kita berikan dalam bentuk penanganan untuk BPJS Kesehatan, sehingga mereka mampu membayar rumah sakit," tandasnya.
Adapun dia mengatakan anggaran pemulihan ekonomi nasional untuk sektor kesehatan baru terserap sebesar 4,68% dari total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 87,5 triliun. Sedangkan serapan anggaran PEN untuk perlindungan sosial sudah mencapai 34,06% dari total alokasi anggaran sebesar Rp 203 triliun. Untuk insentif dunia usaha, kata dia, alokasi yang disiapkan sebesar Rp 120,6 triliun atau baru terserap 10,14%.
Lebih lanjut Sri Mulyani menerangkan, anggaran kesehatan sebagian adalah belanja tambahan yang berhubungan dengan covid-19 langsung seperti untuk penanganan gugus tugas, pembelian APD pada tahap awal, upgrading rumah sakit. Tempatnya tidak hanya di gugus tugas ada yang juga Kementerian Kesehatan. "Ada juga yang kita berikan dalam bentuk penanganan untuk BPJS Kesehatan, sehingga mereka mampu membayar rumah sakit," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :