Ketika BUMN Keroyokan Menggarap Kawasan Industri Batang
Selasa, 30 Juni 2020 - 17:49 WIB
loading...
A
A
A
Dukungan infrastruktur untuk kawasan tersebut juga sudah komplet karena terletak di sisi utara Tol Trans Jawa yang sudah disiapkan Jasa Marga. Juga dilalui jalur kereta api dan akan disiapkan oleh PT KAI untuk menjadi dry port. Sedangkan PLN menyiapkan jaringan listrik dari PLTU Batang yang memiliki kapasitas 2x1.000 MW dan PLTS 50 MW.
BUMN lain yang memfasilitasi Kawasan Industri Batang adalah Perkebunan Nusantara dan PPTN 9. Keduanya akan menyediakan lahan dan memproses konversi HGU ke HPL. PT PP bersama PT KIW akan merencanakan master development, Pelindo III akan mengelola pelabuhan dan Pertamina akan menyediakan jaringan gas dan bahan bakar.
“Sesuai dengan arahan Presiden, untuk mempercepat pembangunan Kawasan Industri Batang ini, Kementerian BUMN akan segera mengintegrasikan semua BUMN terkait dan bekerja sama dengan BUMD dan swasta. Jika dikaitkan dengan persaingan ekonomi global yang semakin ketat di era pasca-Covid-19, upaya Indonesia menambah kawasan industri, khusus di Jawa Tengah seperti halnya KIT Batang, menjadi keharusan untuk meningkatkan daya saing,” pungkas Menteri BUMN.
BUMN lain yang memfasilitasi Kawasan Industri Batang adalah Perkebunan Nusantara dan PPTN 9. Keduanya akan menyediakan lahan dan memproses konversi HGU ke HPL. PT PP bersama PT KIW akan merencanakan master development, Pelindo III akan mengelola pelabuhan dan Pertamina akan menyediakan jaringan gas dan bahan bakar.
“Sesuai dengan arahan Presiden, untuk mempercepat pembangunan Kawasan Industri Batang ini, Kementerian BUMN akan segera mengintegrasikan semua BUMN terkait dan bekerja sama dengan BUMD dan swasta. Jika dikaitkan dengan persaingan ekonomi global yang semakin ketat di era pasca-Covid-19, upaya Indonesia menambah kawasan industri, khusus di Jawa Tengah seperti halnya KIT Batang, menjadi keharusan untuk meningkatkan daya saing,” pungkas Menteri BUMN.
(uka)
Lihat Juga :