Askrindo Syariah Jalin Kerjasama dengan Pegadaian

Selasa, 30 Juni 2020 - 20:17 WIB
loading...
Askrindo Syariah Jalin...
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) meneken penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pegadaian (Persero). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) meneken penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pegadaian (Persero). Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Supardi Najamuddin selaku Direktur Pemasaran Askrindo Syariah dengan Damar Latri Setiawan selaku Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian (Persero).

Direktur Pemasaran Askrindo Syariah, Supardi Najamuddin mengatakan, MoU ini akan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) Induk dan selanjutnya akan segera dilakukan penandatanganan untuk beberapa produk turunan antara lain penjaminan pembiayaan kepemilikan emas, penjaminan pembiayaan kendaraan bermotor, dan penjaminan pembiayaan multiguna.

"Dengan adanya MoU ini diharapkan akan lebih mempererat hubungan kerjasama antara kedua belah pihak dan dapat saling memberikan solusi baik bagi Askrindo Syariah maupun Pegadaian," ujarnya.

Supardi Najamuddin menambahkan, "Beberapa produk yang akan menjadi turunan dari kerjasama ini antara lain Penjaminan Pembiayaan gadai syariah (RAHN), Penjaminan Arrum Haji, Penjaminan Arrum BPKB serta Penjaminan untuk PNS yang ingin memiliki kendaraan bermotor serta penjualan emas batangan,".

Dengan jaringan yang luas Askrindo Syariah memiliki 32 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Berkat dukungan dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) selaku pemegang mayoritas saham Askrindo Syariah diharapkan tahun 2020 ini Askrindo Syariah dapat mencapai target perusahaan secara optimal.

"Selain kerjasama dengan beberapa lembaga keuangan syariah, untuk mencapai target ujroh yang telah ditetapkan kami sudah menyiapkan beberapa strategi antara lain meningkatkan subrogasi, meningkatkan penjaminan dalam bidang kesehatan, telekomunikasi, dan industri lain yang saat ini masih menguntungkan." Tambahnya.

Saat ini realisasi ujroh yang diperoleh Askrindo Syariah berasal dari beberapa produk, antara lain kafalah itu disumbang dari produk berbagai produk Kafalah Bank Garansi, Kafalah Pembiayaan Produktif, dan Kafalah Pembiayaan Konsumtif.

"Kami melihat kondisi pasar penjaminan saat ini ada beberapa harapan di beberapa industri yakni dibidang penjaminan pembiayaan produk kesehatan, telekmunikasi dan food processing. Saat ini bagaimana kita bisa meningkatkan inovasi produk dan kerjasama dengan berbagai instansi yang potensial serta efisiensi menjadi hal yang penting," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
Menyatukan Pembiayaan...
Menyatukan Pembiayaan Aset Bergerak dalam Strategi Pemasaran Digital
Perkuat Literasi Keuangan,...
Perkuat Literasi Keuangan, Mahasiswa Diajak Pahami Konsep Pembiayaan Bertanggung Jawab
ACC Luncurkan Mobile...
ACC Luncurkan Mobile Branch, Tingkatkan Pembiayaan di 2026
Adrian Cheng Luncurkan...
Adrian Cheng Luncurkan ALMAD Group, Siapkan Strategi Investasi di Ruang Digital
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
FIF Cetak Rekor Laba...
FIF Cetak Rekor Laba Rp4,63 Triliun, Salurkan Pembiayaan Hampir Rp50 Triliun
Banyak Pembiayaan Alergi...
Banyak Pembiayaan Alergi Mobil Listrik, BYD Bikin Leasing Sendiri di 2026
Rekomendasi
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved