Merah Putih Fund Resmi Dapat Izin OJK, Erick Targetkan Himpun Dana Rp8,94 Triliun

Selasa, 23 Agustus 2022 - 14:16 WIB
loading...
Merah Putih Fund Resmi Dapat Izin OJK, Erick Targetkan Himpun Dana Rp8,94 Triliun
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan perusahaan modal ventura pemerintah Merah Putih Fund telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan tersebut ditargetkan menghimpun dana sebesar USD600 juta atau setara Rp 8,94 triliun hingga 2024 mendatang dan target penghimpunan dana awal (first close) sebesar USD 300 juta.

"Aturan OJK sudah keluar lisensinya kami berterima kasih. Kalau BUMN atau privat sektor mau ikut di Merah Putih Fund kita sangat terbuka, yang tidak boleh berubah itu benang merahnya, founder harus Indonesia, perusahaan beroperasi di Indonesia, kalaupun go public harus di Indonesia," kata Erick saat konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Baca Juga: Merah Putih Fund Siap Guyur Rp4,3 Triliun ke Startup Lokal

Erick mengatakan modal ventura ini terdiri dari 5 perusahaan yakni Mandiri Capital Indonesia, MDI Ventures milik Telkom, Telkomsel Mitra Inovasi, BRI Ventures, dan BNI Modal Ventura, ini akan mendukung pengembangan startup lokal. Pembentukan Merah Putih Fund, kata Erick, juga merupakan bukti kolaborasi BUMN dengan private sector (swasta) untuk mendukung transformasi digital. Ia meminta BUMN tidak lagi membuat modal ventura sendiri.

Ketua PMO Merah Putih Fund Eddi Danusaputro mengungkapkan perusahaan ventura ini sudah mendapatkan izin OJK dengan nama resmi Dana Ventura Merah Putih Fund. Terkait prosesnya, penggalangan dana bisa dikumpulkan tahun ini dan sebagian lagi di awal tahun depan.

Baca Juga: Duet Prabowo-Erick Thohir Dinilai Mampu Lanjutkan Misi Pembangunan Jokowi

"Mudah-mudahan target first close bisa terkumpul di kuartal I dan II tahun depan. Tahap awal 5 anchor investor, BUMN lain dan startegic investor baru yang ketiga kita buka swasta nasional," jelasnya.

(nng)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1817 seconds (10.55#12.26)