Bisnis Mebel dan Kerajinan Menjanjikan, HIMKI Target Ekspor Capai USD5 Miliar
Rabu, 24 Agustus 2022 - 06:01 WIB
loading...
Perajin menyelesaikan pembuatan meja di salah satu workshop mebel di Jakarta. Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Industri mebel dan kerajinan Indonesia sangat prospektif, tak hanya untuk memenuhi pasar dalam negeri tapi juga diekspor ke mancanegara.
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel saat mengunjungi pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2022, Minggu (21/8) mengatakan, industri mebel dan kerajinan berdampak positif bagi lingkungan serta penyerapan tenaga kerja. Menurut dia, setiap kenaikan USD1 miliar, ada 400.000 tenaga kerja yang terlibat.
“Industri mebel dan kerajinan mempunyai dampak yang sangat luas pada masalah lingkungan dan masalah lapangan kerja,” ujarnya, dikutip Rabu (24/8/2022).
Dia mengaku saat menjadi pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin), dirinya sempat membuat road map terkait bagaimana penjualan industri mebel dan kerajinan bisa mencapai USD5 miliar pada 2019.
Menurut Gobel, di era sebelumnya masih ada beberapa kendala sehingga target tersebut belum bisa terealisasi. Untuk merealisasikan target USD5 miliar tersebut, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) telah menyusun Grand Strategic Plan (GSP) Industri Merbel dan Kerajinan Nasional HIMKI 2022-2025.
Baca juga: 5 Tempat Jual-Beli Barang Antik, dari Majalah hingga Mebel
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel saat mengunjungi pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2022, Minggu (21/8) mengatakan, industri mebel dan kerajinan berdampak positif bagi lingkungan serta penyerapan tenaga kerja. Menurut dia, setiap kenaikan USD1 miliar, ada 400.000 tenaga kerja yang terlibat.
“Industri mebel dan kerajinan mempunyai dampak yang sangat luas pada masalah lingkungan dan masalah lapangan kerja,” ujarnya, dikutip Rabu (24/8/2022).
Dia mengaku saat menjadi pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin), dirinya sempat membuat road map terkait bagaimana penjualan industri mebel dan kerajinan bisa mencapai USD5 miliar pada 2019.
Menurut Gobel, di era sebelumnya masih ada beberapa kendala sehingga target tersebut belum bisa terealisasi. Untuk merealisasikan target USD5 miliar tersebut, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) telah menyusun Grand Strategic Plan (GSP) Industri Merbel dan Kerajinan Nasional HIMKI 2022-2025.
Baca juga: 5 Tempat Jual-Beli Barang Antik, dari Majalah hingga Mebel
Lihat Juga :