Lewat Open Banking, Inklusi Keuangan Terus Didorong

Rabu, 24 Agustus 2022 - 15:30 WIB
loading...
Lewat Open Banking,...
Ilustrasi digitalisasi keuangan. FOTO/Antara Photo
A A A
JAKARTA - Nasabah perbankan konvensional yang beralih ke layanan digital terus meningkat. Mengakomodasi fenomena global ini, kerangka open banking diperlukan dalam mempercepat transformasi digital perbankan.

Open banking merupakan istilah yang merujuk pada sistem penyedia jaringan data lembaga keuangan melalui penggunaan aplikasi pemrograman antarmuka (application programming interface/API). Sistem ini memudahkan nasabah terhubung dengan bank untuk proses transaksi finansial dan nonfinansial.

Di berbagai kesempatan, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo telah menekankan pentingnya digitalisasi sistem pembayaran untuk mendorong pemulihan ekonomi dan industri keuangan nasional, sebagaimana tertuang dalam peluncuran sistem keuangan nasional, yaitu QRIS, SNAP dan FAST sebagai bagian dari Roadmap Open Banking 2025.

Baca Juga: Tumbuh Pesat, Transaksi Digital Banking Naik Jadi Rp4.359,7 Triliun

Di pembuka sesi bertajuk Inovasi Sistem Pembayaran Digital dalam Presidensi G20 (14/2), Perry menyebutkan sinergi dan koordinasi yang mencakup elektronifikasi, integrasi transformasi, serta digitalisasi UMKM sebagai salah satu dari tiga kunci inisiatif pembayaran digital untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Berdasarkan laporan, lebih dari 20 juta UMKM yang terhubung dengan QRIS. Bank Indonesia menargetkan sebanyak 45 juta UMKM untuk terhubung dengan QRIS pada 2023. Di sisi lain, Bank Indonesia mencatat jumlah transaksi BI-FAST telah mencapai 87 juta transaksi dengan nilai Rp 339 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Jurusan yang Lulusannya...
Jurusan yang Lulusannya Banyak Dibutuhkan Kementerian Keuangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved