Lewat Open Banking, Inklusi Keuangan Terus Didorong

Rabu, 24 Agustus 2022 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Dia juga membawa pengetahuan yang kuat di pasar lokal yang berfokus pada pelanggan. Husni pernah bekerja di Singapura dan AS, dan telah lama berkecimpung dalam bidang perangkat lunak fintech, core digital banking, platform pembayaran dan e-channel.

Baca Juga: Program Literasi Keuangan Perlu Evaluasi yang Terukur

Husni berkomitmen untuk berkontribusi menuju ekonomi yang lebih efisien dan memicu pertumbuhan sesuai dengan standar peraturan dan kepatuhan yang ditetapkan oleh regulator, serta memberikan konsumen penawaran pembiayaan yang akan memudahkan mereka mendapatkan akses layanan keuangan yang lebih menguntungkan.

"Kami berkeinginan membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk memahami peluang yang dibawa oleh open banking, BaaS, dan embedded finance; sehingga mereka dapat memanfaatkannya untuk mendorong adopsi produk dan layanan keuangan yang lebih luas seiring masyarakat Indonesia semakin beralih ke saluran keuangan digital," tambahnya.

Asia Tenggara masih bergulat dengan eksklusi keuangan jutaan orang, dengan lebih dari 70 persen populasi tetapnya kurang menggunakan atau belum terhubung sama sekali dengan layanan perbankan, dan 75 persen UKM belum memiliki akses ke kredit konvensional.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
Alfamart Tutup 400 Gerai,...
Alfamart Tutup 400 Gerai, Sementara Warung Madura Terus Ekspansi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved