Kemenkeu Pastikan Anggaran Tambahan Bansos Rp24,17 Triliun Tersedia

Senin, 29 Agustus 2022 - 19:14 WIB
loading...
Kemenkeu Pastikan Anggaran...
Kemenkeu memastikan anggaran tambahan bansos Rp24,17 triliun tersedia. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan tambahan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp24,17 triliun untuk mengantisipasi rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tersedia. Namun demikian, anggaran tersebut tidak mengurangi subsidi BBM.

"Ini langsung dari anggaran bansos yang tersedia tahun ini, bukan dari subsidi," ungkap Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata di Kantor Dirjen Anggaran Kemenkeu, Jakarta, Senin (29/8/2022).

Baca Juga: Bagikan Bansos Subsidi BBM, Jokowi Harap Ringankan Beban Masyarakat

Menurut dia tambahan anggaran bansos telah disetujui Dewan Paerwakilan Rakyat (DPR) waktu itu senilai Rp18,6 triliun di tambah dari cadangan lain Rp22 triliun. Sementara sekitar Rp2 triliun akan disediakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Pemerintah sebelumnya juga sudah menyiapkan anggaran perlindungan sosial atau bansos sebesar Rp431,5 triliun untuk tahun ini. Anggaran ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, BLT Desa, Kartu Prakerja, JKN, bantuan pendidikan, BLT Minyak Goreng, dan Bantuan PKL Warung dan Nelayan.

Terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa pemerintah akan mulai memberikan bantalan sosial terkait rencana kenaikan harga BBM subsidi sebesar Rp24,17 triliun.

Baca Juga: Soal Bansos Kenaikan Harga BBM, Airlangga: Akan Kita Tebalkan

"Bantuan ini memang diberikan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, terutama karena dalam beberapa waktu terakhir memang tendensi dari kenaikan harga yang berasal dari pengaruh global yang perlu direspon," jelasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
Rekomendasi
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved