Kolaborasi Apik untuk Perkuat Ekosistem Ekspor Lampung
Senin, 29 Agustus 2022 - 22:05 WIB
loading...
LPEI terus berupaya mendong ekspor UMKM. Foto/wikipedia
A
A
A
JAKARTA - Sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI )/Indonesia Eximbank senantiasa membangun ekosistem guna mendorong pertumbuhan ekspor melalui kerja sama, kolaborasi, dan sinergi antar-lembaga pemerintah, daerah, dan instasi terkait lainnya.
Baca juga: Primadona dari Kapuas, Arwana Super Red Laku Rp1,5 Miliar di Pasar Ekspor
LPEI melaksanakan pelatihan bagi pelaku usaha yang berpotensi menjadi eksportir dalam Coaching Program for New Exporter (CPNE) tanggal 23-25 Agustus 2022, yang diikuti oleh 60 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor asal Provinsi Lampung dengan berbagai sektor, yaitu produk makanan dan minuman, kerajinan, pupuk, dan peternakan.
Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi LPEI dengan Forum Ekspor Lampung (FELA) yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Lampung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Bank Indonesia Lampung, Bea Cukai dan pihak terkait diwujudkan dalam Program CPNE.Program CPNE merupakan program pelatihan dan pendampingan dalam rangka menciptakan eksportir baru dan meningkatkan kapasitas UMKM.
"Melalui CPNE, para peserta dibimbing dengan berbagai modul pelatihan serta pendampingan agar mereka tidak hanya paham secara teori, tapi mampu mengaplikasikannya dalam bisnis mereka. Tahapan berikutnya, para peserta akan diberikan program bagaimana memasarkan produk mereka melalui program Marketing Handholding," kata Riyani, dalam keterangannya, Senin (29/8/2022).
Baca juga: Primadona dari Kapuas, Arwana Super Red Laku Rp1,5 Miliar di Pasar Ekspor
LPEI melaksanakan pelatihan bagi pelaku usaha yang berpotensi menjadi eksportir dalam Coaching Program for New Exporter (CPNE) tanggal 23-25 Agustus 2022, yang diikuti oleh 60 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor asal Provinsi Lampung dengan berbagai sektor, yaitu produk makanan dan minuman, kerajinan, pupuk, dan peternakan.
Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi LPEI dengan Forum Ekspor Lampung (FELA) yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Lampung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Bank Indonesia Lampung, Bea Cukai dan pihak terkait diwujudkan dalam Program CPNE.Program CPNE merupakan program pelatihan dan pendampingan dalam rangka menciptakan eksportir baru dan meningkatkan kapasitas UMKM.
"Melalui CPNE, para peserta dibimbing dengan berbagai modul pelatihan serta pendampingan agar mereka tidak hanya paham secara teori, tapi mampu mengaplikasikannya dalam bisnis mereka. Tahapan berikutnya, para peserta akan diberikan program bagaimana memasarkan produk mereka melalui program Marketing Handholding," kata Riyani, dalam keterangannya, Senin (29/8/2022).
Lihat Juga :