Pemerintah Apresiasi KB Bukopin Luncurkan Instrumen Social Bond

Selasa, 30 Agustus 2022 - 18:34 WIB
loading...
Pemerintah Apresiasi...
KB Bukopin jadi bank pertama yang terbitkan social bond. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mendorong berbagai pihak untuk mengembangkan instrumen tematik dalam pembiayaan. Salah satunya penerbitan obligasi sosial (social bond) yang dilakukan oleh PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP).

Baca juga: KB Bukopin Jadi Bank Swasta Pertama yang Terbitkan Obligasi Sosial Rp4,4 Triliun

Tahun 2012, Indonesia menjadi negara global pertama yang menerbitkan global green sukuk. Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Deni Ridwan mengatakan, setelah berhasil dengan green sukuk, di tahun 2021 pemerintah mencoba meng-upgrade green bond menjadi SDG (sustainable development goals) bond.

"Berdasarkan yang baru ini, kita tidak hanya menerbitkan green sukuk atau green bond untuk pembiayaan clear projects, tapi kita bisa menerbitkan SDG bond untuk social projects bahkan kita bisa menerbitkan blue bonds untuk bisa membiayai kemaritiman," jelas Deni dalam Peresmian Sosial Bond KB Bukopin di Hotel Langham, Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Karena SDG bond tersebut, pada September 2021 lalu Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menerbitkan SDG bond dengan nilai sebesar 500 juta euro dan dikatakan dengan negara Asia pertama menerbitkan SDG bond dengan format konvensional.

"Harapannya, tentu kita hal ini bisa diikuti oleh private sector dan hari ini kerja sama antara Bank KB Bukopin dan IFC kami lihat adanya potensi skema kerja sama terhadap pencapaian SDG Indonesia," katanya.

Deni berharap dengan adanya penyaluran dana IFC ke KB Bukopin sebesar USD300 juta itu menjadi terobosan, dan memberi dorongan pembiayaan perluasan menuju ekonomi hijau.

"Kami mencatat bahwa penerbitan social bond oleh IFC ini adalah yang pertama untuk bank di Indonesia, kami mengapresiasi skema ini, dan mendedikasikan untuk mendanai insentif sosial yang berfokus pada ketahanan dan sosial ekonomi akibat Covid-19," ungkap Deni.

Jadi melalui skema ini, lanjut Deni, diharapkan ada komitmen yang kuat dari KB Bukopin dalam pinjaman IFC kepada sektor yang menjadi perhatian pemerintah di antaranya UMKM yang menciptakan nilai ekonomi dan sosial.

Baca juga: 4 Film Korea Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah, Nomor 3 Sadis Banget

"Belajar dari kami menerbitkan SDG bond dan global green sukuk, peran penting di sini adalah menemukan partner yang tepat. Maka kami melihat program ini diharapkan menjadi stepping stone bagi Bukopin untuk mengembangkan instrumen obligasi dan kami percaya IFC memiliki pengalaman yang mumpuni dalam memastikan penggunaan dana ini sesuai dengan tujuan dari penerbitan social bonds dan memenuhi standar nasional," pungkas Deni.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
Tendang Dolar AS, Indonesia...
Tendang Dolar AS, Indonesia Bakal Terbitkan Panda Bond di China
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Bukan Hanya Suami Dwi...
Bukan Hanya Suami Dwi Sasetyaningtyas, Kemenkeu Ungkap 44 Alumni LPDP Mangkir dari Pengabdian
Peringati Hari Pabean...
Peringati Hari Pabean Internasional 2026, Bea Cukai Komitmen Lindungi Masyarakat
Rekomendasi
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Berita Terkini
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Infografis
Pakistan Balas Serangan...
Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved