Sukses dengan Beras, Pemerintah Akan Bikin Skema Pencadangan Jagung dan Kedelai

Selasa, 30 Agustus 2022 - 19:59 WIB
loading...
Sukses dengan Beras,...
Presiden Jokowi saat panen jagung: berharap bisa swasembada. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Asisten Deputi Pangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) Muhammad Saifulloh mengatakan, mekanisme cadangan beras pemerintah (CBP) telah berhasil mengelola ketersediaan, harga, dan distribusi sehingga dapat menekan inflasi . Menurutnya, dengan keberhasilan tersebut, pemerintah akan membentuk cadangan jagung dan kedelai ataupun komoditas lainnya.

Baca juga: Dunia Hadapi Risiko Stagflasi hingga Krisis Utang, Sri Mulyani: Kombinasi Berbahaya dan Rumit

"Semakin banyak regulasi membuat pemerintah tidak cepat dalam mengambil keputusan 'seakan-akan saling menyandera'," kata Saifulloh, Selasa (30/8/2022).

Dia mengungkapkan, dengan adanya draf Perpres tentang Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) diharapkan bisa melakukan berbagai terobosan.

“Kemarin Bulog sebagai satu-satunya operator, ke depan dibuka kerja sama Bulog dengan BUMN klaster pangan, konteksnya adalah bisnis. Tapi kalau penugasan pemerintah tetap diprioritaskan ke Bulog,” jelasnya.

Selama ini, kata Saifulloh, Bulog dikonstruksikan hanya mendapatkan penugasan dari pemerintah. Ke depan diharapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) memiliki ide atau inovasi tidak hanya mendapatkan penugasan dari pemerintah, sebab beras Bulog paling banyak keluar hanya bantuan sosial (bansos).

"Bulog hanya menyerap tetapi tidak diberikan penyaluran. Maka NFA harus membaca angka prognosa, proaktif dan mendesain sendiri apa yang harus dikerjakan selama setahun," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan NFA Rachmi Widiriani memberikan jawaban dengan konsep pengadaan close loop system dalam penyediaan komoditas padi jagung kedelai (Rajale). Jaminan pengadaan terletak pada harga dan kualitas karena bagian penting upaya memperluas pasar adalah mempermudah penyaluran CPP tersebut.

Rachmi menuturkan, NFA sebagai KPA Bulog dapat mengusulkan ke Kementerian Keuangan untuk menyediakan anggaran di awal untuk pengadaan komoditas pada saat musim panen. Sebab pengelolaan lebih mudah dan menjaga harga gabah petani supaya tidak jatuh.

Baca juga: Profil Timur Pradopo, Mantan Kapolda Metro Jaya yang Raih Jenderal Bintang 4 Dalam 18 Hari

“Kami mencoba memasukkan dalam perbadan batas waktu simpan CBP maksimal 4 bulan. Warning sejak awal sudah tahu. Maka ditetapkan beras sebanyak 1 – 1,5 juta ton harus dikeluarkan oleh Bulog selama setahun. Jadi stok beras tidak diam di gudang. Jika dibiarkan, maka menimbulkan permasalahan, kendala dan kerugian,” ujar Rachmi.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Rekomendasi
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved