Sri Mulyani Ramal Rupiah Tahun Depan di 14.700 - 15.200 per Dolar AS

Rabu, 31 Agustus 2022 - 14:05 WIB
loading...
Sri Mulyani Ramal Rupiah...
Nilai tukar rupiah pada tahun 2023 diprediksi akan berada pada rentang Rp15.200 hingga Rp14.700 per dolar Amerika Serikat (AS). Foto/Dok Antara
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memproyeksikan nilai tukar rupiah pada tahun 2023 akan berada pada rentang Rp15.200 hingga Rp14.700 per dolar Amerika Serikat (AS).

Proyeksi tersebut berdasarkan adanya peningkatan tekanan eksternal yang dipengaruhi oleh pengetatan moneter global yang berlanjut, serta adanya potensi stagflasi.

Menkeu menyampaikan, peningkatan risiko global sejalan dengan arah pengetatan moneter AS dan sejumlah negara maju lainnya, yang turut memberikan tekanan pada pergerakan nilai tukar rupiah hingga pertengahan 2023 mendatang.

"Tahun ini kita sudah melihat pressure deviasi dari asumsi APBN 2022. Tadinya kita di Rp14.350, lalu kita naikkan ke Rp14.450 dan sekarang levelnya ada di Rp14.700 hingga mendekati Rp14.800," paparnya dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: BI Naikkan Suku Bunga Acuan 3,75%, Rupiah Langsung Trengginas

Sementara itu, terkait suku bunga Surat Utang Negara (SUN) acuan 10 tahun pada 2023 diperkirakan sebesar 7,9% dengan range 7,34% hingga 9,16%.

Adapun, tingkat suku bunga SUN tahun depan dibayangi oleh risiko ketidakpastian pasar keuangan, seiring berlanjutnya pengetatan moneter global.



"Kita tidak bisa menafikan bahwa pressure dari global dengan kenaikan suku bunga yang sangat hawkish oleh AS, Eropa dan Inggris, pasti akan memberikan imbas kepada pasar obligasi global termasuk Indonesia," terang mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rekomendasi
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved