Digempur E-Commerce, Ritel Konvensional Diyakini Tetap Prospektif

Rabu, 31 Agustus 2022 - 19:26 WIB
loading...
Digempur E-Commerce,...
Tren belanja online yang terus meningkat seiring berkembangnya beragam platform e-commerce tidak lantas mematikan ritel konvensional. Foto/MPI/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Tren belanja daring atau online yang terus meningkat seiring berkembangnya beragam platform e-commerce tidak lantas mematikan ritel luring atau konvensional.

Senior Research Advisor Research Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat melihat ke depan sektor ritel tidak terpengaruh dengan adanya peningkatan persaingan ketika masuk dan berkembangnya platform e-commerce di Tanah Air.

Dia menjelaskan, pada semester I/2022, total pasokan sektor ritel bertambah menjadi 4.917.166 m2, setelah masuknya kembali Sarinah redevelopment dan MTC Tanah Abang.

Sedangkan tingkat okupansi juga meningkat walaupun tipis hanya 1% menjadi 78,52% jika dibandingkan dengan semester sebelumnya atau semester II/2021.

"Secara umum kita punya dua tipe ritel di Jakarta, pertama ritel sewa dan ritel strata. Untuk ritel strata memang cenderung lebih rendah okupansinya dibandingkan dengan ritel sewa," paparnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Ecommerce Asal Indonesia Masuk dalam Daftar 100 Perusahaan Bergengsi

Meski demikian, Syarifah menjelaskan ketika masih digitalship atau maraknya perkembangan e-commerce justru membuat pasar penjualan baru dari para penyewa ritel.

"Saya merasa e-commerce tidak mematikan, justru e-commerce menjadi pendorong, penyemangat atau instrumen untuk ritel mengaplikasikan dalam platform itu," sambungnya.

Menurut dia, kondisi pasca pandemi ini juga membuat tenant mulai masuk kembali. Pada semester I/2022 beberapa tenant yang masuk berasal dari sektor seperti F&B, Home Appliance, Electronics, Sport Apparel, Fashion, dan Departemen Store.

"Saya mengatakan setidaknya ada 2 hal yang perlu kita bayangkan. Pertama adalah business as usual dalam arti bahwa perspektif pengembangan usaha di tengah transisi endemi tentu tidak mudah," ucapnya.

"Namun dengan best practice yang sudah dilakukan oleh para peritel, baik itu di global, regional, beberapa ritel yang kunjungannya relatif baik ya di Jakarta, saya rasa menjadikan optimisme kita untuk men-set skenario optimis untuk para peritel kembali berjaya sebelum masa pra pandemi," tuturnya.

Baca juga: Kemenkop UKM Targetkan 2,5 Juta UMKM Kantongi NIB hingga 2024

Lebih lanjut Syarifah menjelaskan performa ritel sebetulnya perlahan sudah mulai membaik dengan adanya pelonggaran dan dari kebijakan pembatasan pandemi yang mengizinkan kapasitas pengunjung hingga 100%.

Syarifah melihat, strategi ritel dengan memperbanyak event atau bazar dan gerai outdoor mampu meningkatkan kunjungan dan membawa dampak positif pada tingkat okupansi.

Namun demikian menurutnya perfoma ritel tahun ini diperkirakan akan stabil atau terus tumbuh meski masih terbatas.

"Apakah kemungkinan itu ada? tentu saja ada, tinggal bagaimana kita melakukan restrategi, menata ulang, rekonfigurasi, adaptasi ruang perlu kita terapkan untuk membuat konsumen antusias mengunjungi ruang ritel," tutup dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Belanja Akhir Pekan...
Belanja Akhir Pekan Lebih Hemat, BRI Hadirkan Promo Diskon Rp100.000 di Tokopedia
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Di Balik Booming Bisnis...
Di Balik Booming Bisnis F&B Indonesia, Ada Silent Killer Ekspansi
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Ada Perang Diskon hingga...
Ada Perang Diskon hingga 80 Persen di Jakarta Premium Outlets, Hanya 10 Hari!
Festival Jakarta Great...
Festival Jakarta Great Sale 2026 Hadirkan Cerita Belanja Menuju 5 Abad Jakarta
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Rekomendasi
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Infografis
Ditekan Israel, UNIFIL...
Ditekan Israel, UNIFIL Sumpah 10.000 Pasukan PBB Tetap di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved