alexametrics

Logo Baru Kementerian BUMN, Erick Ingin Transformasi Bisnis Dijalankan

loading...
Logo Baru Kementerian BUMN, Erick Ingin Transformasi Bisnis Dijalankan
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengumumkan perubahan logo kementerian yang disampaikan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengumumkan perubahan logo kementerian yang disampaikan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir dari halaman Kementerian BUMN, Jakarta, dan dihadiri langsung seluruh perwakilan direksi perusahaan plat merah. Dalam sambutannya, Erick menyampaikan bahwa perubahan logo ini menjadi semangat baru untuk Kementerian BUMN. Dia pun tidak ingin perubahan logo hanya menjadi ajang pencitraan semata.

"Dengan logo ini kita berharap transformasi yang kita sepakati bersama sama harus terus dijalankan dengan baik-baik, dan saya sebagai pimpinan akan terdepan mendukung bapak bapak (direksi BUMN) melakukan transformasi ini karena ini menjadi bagian komitmen kita semua," ujar Erick, Rabu (1/7/2020).

(Baca Juga: Gaet Milenial ke Jajaran Direksi BUMN, Erick Thohir: Bukan Gaya-gayaan)

Erick menambahkan, reformasi birokrasi di Kementerian BUMN harus terus dilakukan. Termasuk saat ini struktur di BUMN lebih ramping dan juga klasterisasi yang membangun ekosistem sebagai value chain yang menjadi tujuan utama Kementerian BUMN dibawah kepemimpinannya.



"Restrukturisasi BUMN yang akan terus kita jalankan karena ini bagian dari efisiensi, bagian dari good corporate government sehingga KPI (key performance indicators) kita bersama bisa jelas tolok ukurnya," kata dia.

Dia mengingatkan pentingnya pembenahan manajemen talenta agar Sumber Daya Manusia (SDM) di BUMN siap menghadapi perubahan. "Ini tidak kalah penting karena dengan covid-19 dunia berubah jadi kita harus siap berubah, saya yakin dengan covid-19 harus terjadi percepatan-percepatan," tandasnya.
(akr)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top