Dukung Transisi Energi, Begini Strategi Dirut Pertamina
Kamis, 01 September 2022 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Nicke menuturkan bahwa Pertamina bakal meningkatkat produksi renewable energy atau energi terbarukan. Adapun saat ini produksi energi terbarukan Pertamina masih di bawah tiga persen.
"Kita akan tingkatkan menjadi 17 persen di tahun 2030. Inilah kontribusi Pertamina untuk men-support target bauran energi nasional dari new and renewable energy," tutur Nicke.
Untuk itu, Nicke menjelaskan Pertamina telah mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) lebih besar guna bisa meningkatkan produksi energi terbarukan.
"Dari capex allocation kita, ini kita alokasikan untuk pengembangan new and renewable energy adalah sekitar 14 persen, lebih tinggi dari rata-rata perusahaan global. Perusahaan global itu memberikan alokasinya 9 persen," kata dia.
Secara nominal, Pertamina mengalokasikan capex hingga 14 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp208,35 triliun untuk pengembangan energi terbarukan dari 2022 hingga 2026.
"Kita akan tingkatkan menjadi 17 persen di tahun 2030. Inilah kontribusi Pertamina untuk men-support target bauran energi nasional dari new and renewable energy," tutur Nicke.
Untuk itu, Nicke menjelaskan Pertamina telah mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) lebih besar guna bisa meningkatkan produksi energi terbarukan.
"Dari capex allocation kita, ini kita alokasikan untuk pengembangan new and renewable energy adalah sekitar 14 persen, lebih tinggi dari rata-rata perusahaan global. Perusahaan global itu memberikan alokasinya 9 persen," kata dia.
Secara nominal, Pertamina mengalokasikan capex hingga 14 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp208,35 triliun untuk pengembangan energi terbarukan dari 2022 hingga 2026.
Lihat Juga :