Kenaikan Harga BBM Langkah Tepat Stabilkan Fiskal
Sabtu, 03 September 2022 - 20:15 WIB
loading...
Ilustrasi nozzle SPBU. FOTO/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah dinilai tepat menaikkan harga BBM di tengah ekonomi yang solid. Langkah menaikkan harga BBM diperlukan untuk menstabilkan fiskal.
"Kondisi ekonomi diindikasikan dengan deflasi 0,21% di kuartal I 2022. Artinya tekanan deflasi sudah mulai reda," Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi di Jakarta, Sabtu (3/9/2022).
Tak hanya itu, manufacturing purchasing managers index (PMI) Indonesia juga naik pada bulan Agustus lalu menjadi 51,7 dari sebelumnya 51,3. "Artinya perekonomian kita sekarang lagi solid, tekanan inflasi tidak terlalu besar, cenderung turun, maka sekarang momentum tepat menaikkan harga," ujar Fithra.
Ketua Umum Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI) Totok Hari Wibowo mendorong agar bantuan sosial (bansos) berupa bantuan langsung tunai (BLT) BBM tepat sasaran. Pengalihan subsidi dan kompensasi BBM ke sektor lain perlu diarahkan ke sektor produktif terutama kesehatan dan pendidikan.
"Langkah penyesuaian subsidi ini sangat tepat sebagai koreksi penyaluran subsidi melalui harga BBM yang selama ini kurang tepat sasaran," kata dia.
Baca Juga: Luhut Sebut Kenaikan Harga BBM Tidak Bikin Rakyat Menderita
"Kondisi ekonomi diindikasikan dengan deflasi 0,21% di kuartal I 2022. Artinya tekanan deflasi sudah mulai reda," Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi di Jakarta, Sabtu (3/9/2022).
Tak hanya itu, manufacturing purchasing managers index (PMI) Indonesia juga naik pada bulan Agustus lalu menjadi 51,7 dari sebelumnya 51,3. "Artinya perekonomian kita sekarang lagi solid, tekanan inflasi tidak terlalu besar, cenderung turun, maka sekarang momentum tepat menaikkan harga," ujar Fithra.
Ketua Umum Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI) Totok Hari Wibowo mendorong agar bantuan sosial (bansos) berupa bantuan langsung tunai (BLT) BBM tepat sasaran. Pengalihan subsidi dan kompensasi BBM ke sektor lain perlu diarahkan ke sektor produktif terutama kesehatan dan pendidikan.
"Langkah penyesuaian subsidi ini sangat tepat sebagai koreksi penyaluran subsidi melalui harga BBM yang selama ini kurang tepat sasaran," kata dia.
Baca Juga: Luhut Sebut Kenaikan Harga BBM Tidak Bikin Rakyat Menderita
Lihat Juga :