Nasib Minyak Indonesia: Berjaya di Zaman Soeharto, Kini Jadi Net Importir

Minggu, 04 September 2022 - 10:58 WIB
loading...
A A A
Kini kondisi berputar seolah 720 derajat, Indonesia harus mengimpor minyak bumi untuk menyokong kebutuhan BBM-nya. Tahun lalu, realisasi produksi minyak Indonesia rata-rata hanya mencapai 660.000 barrel per hari (bopd) atau baru mencapai 93,6% dari target APBN yang sebesar 705.000 bopd. Sementara, kebutuhannya lebih dari 1 juta barel per hari. Tercatat, sejak tahun 2004 Indonesia telah menyandang status sebagai net importer minyak.

Malu tak lagi jadi eksportir minyak, Indonesia akhirnya hengkang dari keanggotan OPEC pada 2008. Anehnya, dengan alasan untuk memantau naik-turunnya harga dan kondisi stok di setiap negara anggota OPEC, Indonesia balik lagi menjadi anggota OPEC pada 2016.

Belakangan, Indonesia kembali cabut dari OPEC dengan alasan yang bertebaran, mulai dari keberatan membayar iuran tahun sebesar USD2 juta. Hingga "tekanan" Indonesia harus memangkas produksinya.

Ada banyak penyebab turunnya produksi minyak Indonesia, mulai dari perizinan, investasi migas yang tak menarik lagi, hinggga tak ditemukannya sumber-sumber minyak baru. Makanya, banyak perusahaan migas asing hengkang dari bumi pertiwi, seperti Royal Dutch, Chevron, hingga Sell.

Padahal SKK Migas menyatakan bahwa prospek hulu migas Indonesia masih menarik. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto membeberkan bahwa Indonesia saat ini memiliki 128 cekungan migas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Rekomendasi
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved