Membuka Akses Kolaborasi dan Mengedukasi UMKM Bersama Sampoerna

Selasa, 06 September 2022 - 19:21 WIB
loading...
Membuka Akses Kolaborasi...
HM Sampoerna berkomitmen melakukan pembinaan berkelanjutan bagi UMKM, salah satunya melalui Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rangkaian webinar “UMKM Untuk Indonesia” yang diinisiasi oleh PT HM Sampoerna Tbk. ( Sampoerna ) telah memasuki minggu keempat. Dengan mengangkat tema “ UMKM Sejahtera & Berdaya”, acara ini diadakan sejak 10 Agustus hingga 15 September 2022 dengan menghadirkan para praktisi hingga pengusaha inspiratif sebagai pembicara.

Acara ini bertujuan mengedukasi, membuka akses kolaborasi, hingga menjadi sarana diskusi agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) termotivasi untuk terus maju dan berkembang.

Baca Juga: Lonjakan Pengguna Internet Dorong Digitalisasi UMKM

Ajang minggu keempat ini dibuka oleh Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Hadiyanto, yang memaparkan bahwa sektor UMKM memainkan peran strategis bagi perekonomian nasional. “Pemulihan ekonomi yang sedang mengalami kontraksi tentunya tidak lepas dari peran UMKM yang jumlahnya saat ini diperkirakan lebih dari 40 juta, dan lebih dari 99 persennya merupakan usaha skala mikro,” ujarnya pada Rabu (31/8).

Hadiyanto pun menjelaskan, pemerintah telah meluncurkan aneka program sebagai upaya mendukung pertumbuhan UMKM, seperti percepatan perizinan, penyediaan akses ke pembiayaan, perluasan akses pasar, hingga insentif perpajakan.

“Berbagai program tersebut diharapkan dapat memperkuat UMKM, meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, membuka lapangan pekerjaan baru, mendukung percepatan program penanggulangan kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan antarindividu dan antardaerah dalam rangka menciptakan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sebagai penutup, Hadiyanto berharap Sampoerna dan berbagai pihak terus berkolaborasi agar para pelaku UMKM memiliki pengetahuan dan skill set agar semakin maju, menciptakan kesejahteraan, dan membawa kemakmuran bagi Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Ishak Danuningrat mengatakan, perusahaannya berkomitmen melakukan pembinaan berkelanjutan bagi UMKM, salah satunya melalui Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang rutin memberikan pelatihan kewirausahaan baik secara luar jaringan (luring) maupun dalam jaringan (daring), kepada masyarakat.

Beberapa program di antaranya adalah SETC Expo tahunan sebagai ajang pameran produk UMKM, dan gelaran bootcamp serta pelatihan daring bertajuk Festival Sampoerna untuk UMKM pada 2020 dan Semangat dan Aksi Perempuan Andalan untuk Indonesia (SAPA) pada 2021. Sementara pada 2022, Sampoerna mengadakan rangkaian webinar UMKM Untuk Indonesia.

Selain SETC, Sampoerna juga memiliki program pembinaan khusus UMKM toko kelontong, yaitu Sampoerna Retail Community (SRC). “Sampoerna percaya bahwa pemberdayaan UMKM yang bersifat pembinaan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas SDM, peningkatan daya saing usaha, hingga memberikan multiplier effect bagi masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.

Sampoerna juga terus memberikan literasi seputar inovasi dan digitalisasi agar pelaku UMKM binaannya dapat beradaptasi dengan tren yang ada, serta dapat mengembangkan usahanya dalam ekosistem digital.

“Dukungan digitalisasi melalui aplikasi yang disebut AYO SRC, di mana aplikasi ini mampu menjadi ekosistem wirausaha dalam mengoperasionalkan usaha, serta meningkatkan penjualan. Fitur-fitur yang disajikan oleh AYO SRC menjadi semakin relevan di masa pandemi karena mampu memudahkan pelaku usaha maupun pelanggan toko,” sambung Ishak menambahkan.

Webinar hari pertama kemudian menghadirkan Zaskia Adya Mecca, artis dan mompreneur. Ia menceritakan kiatnya dalam mempertahankan bisnisnya di tengah pandemi melalui fokus kepada toko daring.

“Kita semuanya harus berubah menjadi adaptif di era digital. Alhamdulillah semua karyawan kita jadi belajar yang tadinya gak ngerti digital jadi melek digital, toko kita dari offline semuanya berubah jadi online,” jelasnya.

Zaskia juga membagikan pengalamannya membangun bisnis dari awal berikut tantangan yang ia hadapi. Selain itu, ia pun berbagi saran bagi para UMKM yang ingin mendapatkan suntikan dana dari pemodal.

“Dari awal, kita harus sudah siap dengan pengelolaan keuangan yang baik banget. Jadi, jangan berpikir karena UMKM, maka kita gak perlu memikirkan laporan keuangan yang oke,” tutup Zaskia.

Pengelolaan uang yang baik juga ditekankan oleh perencana keuangan, Safir Senduk. Menurutnya, UMKM harus memastikan manajemen keuangan yang baik dan lancar, antara lain, menjaga jadwal pembayaran dengan baik, memiliki dana darurat selama 2-3 bulan ke depan, dan memisahkan keuangan pribadi dengan bisnis.

Tiga pelaku UMKM di bawah naungan SRC juga turut membagikan kisah suksesnya. Pemilik toko SRC Nisa Sidoarjo, Murianto, mengatakan bahwa dengan bergabung dalam SRC, usahanya terus berkembang.

Baca Juga: Dorong Digitalisasi UMKM di Papua lewat Aplikasi AYO SRC

Pemilik toko SRC Nawang Wulan, Deby Puspita menyampaikan, bahwa pelatihan komprehensif dari tim SRC dan SETC mampu menaikan omzetnya hingga 15 kali lipat. Sementara itu, pemilik toko SRC Joyo Roto, Rismia Hidayati, mengungkapkan ia mampu memberdayakan warga sekitar untuk membantu usahanya.

Pada hari kedua rangkaian webinar, Kamis (1/9/2022), Nilam Sari, pemilik dan CEO Kebab Turki Baba Rafi berkesempatan membagikan pengalaman bisnis sebagai franchisor. Menurutnya, seorang franchisor harus memberikan dukungan berupa pelatihan, iklan, cara berjualan, hingga penyediaan bahan baku.

Sesi pun berlanjut dengan menghadirkan Budi Isman, CEO Bizniz.id & ProIndo Foundation. Baginya, seorang pelaku UMKM harus memiliki keterampilan dasar yang perlu selalu ditingkatkan, antara lain memahami kebutuhan konsumen, mempunyai produk dan jasa yang unik serta relevan, serta memberikan harga yang sesuai target pasar. Selain itu, di era digital ini, para UMKM perlu mengikuti perubahan yang cepat dan tanggap terhadap masalah konsumen.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved