Tiga Krisis Global Menghantui, Ini Langkah Sri Mulyani
Rabu, 07 September 2022 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau defisitnya masih sangat besar, sehingga di market kita terlihat masih harus melakukan financing, apalagi financingnya sampai desperate, maka kita akan terkena hit dengan cost of fund yang sangat tinggi," tegas Sri.
Baca Juga: Sri Mulyani: Utang Indonesia Lebih Terkendali Dibandingkan China
Bukan hanya itu saja, performa Indonesia akan dilihat dari sisi rating dimana Indonesia akan terlihat vulnerable (rentan) dari sisi financing. Maka terlihat di berbagai negara yang menghadapi kondisi revolving risk dari sisi manajemen utangnya, karena dianggap fiskalnya tidak sustainable, mereka harus membayar biaya yang luar biasa sangat tinggi.
"Jadi dalam hal ini, sebenarnya sesuatu yang kita sedang mengelola sebuah risiko baru sesudah pandemi, yaitu dari risiko kesehatan sekarang menjadi risiko finansial dan geopolitik yang menimbulkan imbas sangat besar terhadap energi dan pangan, dan kemudian berujung pada inflasi," tandas Sri.
Baca Juga: Sri Mulyani: Utang Indonesia Lebih Terkendali Dibandingkan China
Bukan hanya itu saja, performa Indonesia akan dilihat dari sisi rating dimana Indonesia akan terlihat vulnerable (rentan) dari sisi financing. Maka terlihat di berbagai negara yang menghadapi kondisi revolving risk dari sisi manajemen utangnya, karena dianggap fiskalnya tidak sustainable, mereka harus membayar biaya yang luar biasa sangat tinggi.
"Jadi dalam hal ini, sebenarnya sesuatu yang kita sedang mengelola sebuah risiko baru sesudah pandemi, yaitu dari risiko kesehatan sekarang menjadi risiko finansial dan geopolitik yang menimbulkan imbas sangat besar terhadap energi dan pangan, dan kemudian berujung pada inflasi," tandas Sri.
(akr)
Lihat Juga :