Mulai Besok Sering-sering ke ATM, BLT Gaji Cair
Kamis, 08 September 2022 - 17:00 WIB
loading...
Besok BLT gaji mulai cair. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Direktorat Jenderal PHI Jamsos Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Surya Lukita Warman mengatakan, pencairan bantuan subsidi upah ( BSU ) atau BLT gaji bakal disalurkan ke rekening penerima mulai besok, Jumat (9/9/2022).
Baca juga: BLT Gaji Minggu Depan Cair, Cek Status BPJS Ketenagakerjaan!
Penyaluran tersebut diprioritaskan untuk pekerja atau buruh yang mempunyai gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan, dan belum mendapat bantuan pemerintah sebelumnya, seperti Kartu PraKerja maupun program bansos lain.
"Walaupun penyaluran BSU ini belum tersalurkan sampai hari ini, tapi persiapannya sudah siap dan kami harapkan di Minggu ini, di Jumat paling lambat sudah kami salurkan," ujar Surya Lukita dalam diskusi publik 'Kebijakan Pemerintah Pasca Kenaikan Harga BBM pada Sektor Perlindungan Sosial dan Ketenagakerjaan' bersama Ombudsman RI, Kamis (8/9/2022).
Surya menjelaskan pada tahap pertama penyaluran BSU ini bakal diberikan kepada 14,6 juta pekerja dengan total anggaran yang diperlukan Rp8,7 triliun. Jumlah tersebut telah melalui tahap verifikasi dari yang sebelumnya diajukan 16,2 juta pekerja.
Baca juga: BLT Gaji Minggu Depan Cair, Cek Status BPJS Ketenagakerjaan!
Penyaluran tersebut diprioritaskan untuk pekerja atau buruh yang mempunyai gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan, dan belum mendapat bantuan pemerintah sebelumnya, seperti Kartu PraKerja maupun program bansos lain.
"Walaupun penyaluran BSU ini belum tersalurkan sampai hari ini, tapi persiapannya sudah siap dan kami harapkan di Minggu ini, di Jumat paling lambat sudah kami salurkan," ujar Surya Lukita dalam diskusi publik 'Kebijakan Pemerintah Pasca Kenaikan Harga BBM pada Sektor Perlindungan Sosial dan Ketenagakerjaan' bersama Ombudsman RI, Kamis (8/9/2022).
Surya menjelaskan pada tahap pertama penyaluran BSU ini bakal diberikan kepada 14,6 juta pekerja dengan total anggaran yang diperlukan Rp8,7 triliun. Jumlah tersebut telah melalui tahap verifikasi dari yang sebelumnya diajukan 16,2 juta pekerja.
Lihat Juga :