Industri Reksa Dana Diramal Masih Cukup Prospektif
Kamis, 08 September 2022 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
“Sementara dari sisi investor, kami juga melakukan tahapan assessment dalam menerima calon investor. Kami telah mengembangkan sistem Anti Money Laundering System untuk membantu proses screening investor baru Bahana TCW,” tambah Rukmi.
Baca juga: Amalan Sahabat Pemilik 2 Sayap di Surga, Salah Satunya Tidak Berbohong
Seluruh prinsip kehati-hatian dan assessment yang dilakukan Bahana TCW dalam mengelola investasi nasabahnya merupakan bagian dari penerapan manajemen risiko secara efektif, sehingga membawa Bahana TCW sebagai perusahaan manajer investasi yang berpengalaman lebih dari 25 tahun, serta menjadi manajer investasi terbesar kedua di industri dengan aset reksa dana yang dikelola mencapai Rp40,45 triliun per Juli 2022 (di luar RDPT/Reksa Dana Penyertaan Terbatas & KPD/Kontrak Pengelolaan Dana).
Baca juga: Amalan Sahabat Pemilik 2 Sayap di Surga, Salah Satunya Tidak Berbohong
Seluruh prinsip kehati-hatian dan assessment yang dilakukan Bahana TCW dalam mengelola investasi nasabahnya merupakan bagian dari penerapan manajemen risiko secara efektif, sehingga membawa Bahana TCW sebagai perusahaan manajer investasi yang berpengalaman lebih dari 25 tahun, serta menjadi manajer investasi terbesar kedua di industri dengan aset reksa dana yang dikelola mencapai Rp40,45 triliun per Juli 2022 (di luar RDPT/Reksa Dana Penyertaan Terbatas & KPD/Kontrak Pengelolaan Dana).
(uka)
Lihat Juga :