Optimalisasi Aset, PT Kai Jual Nama-nama stasiun Bersejarah
Jum'at, 09 September 2022 - 20:21 WIB
loading...
Nama Stasiun Solo Balapan kemungkinan bisa hilang jika pembeli swasta mengubahnya. Foto/Wikipedia
A
A
A
JAKARTA - Direktur Niaga PT KAI (Kereta Api Indonesia) Hadis Surya Palapa mengatakan, ke depan perseroan bakal melakukan optimalisasi aset perseroan dengan cara "menjual" nama stasiun kereta yang sudah eksisting. Semua penjualan ke swasta itu akan dilakukan secara bertahap.
Baca juga: KAI Pastikan Tak Ada Pungli di Stasiun Bekasi Timur
"Bakal dilepas semua kok pada akhirnya, tapi bakal bertahap. Jadi masing-masing punya strateginya, tetapi kalu misal seperti properti, itu kan dia tidak jual kaveling depan terlebih dahulu," ujar Hadis dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (9/9/2022).
Saat ini setidaknya PT KAI bakal melepas 10 stasiun ke pihak swasta, yang nantinya stasiun tersebut bakal dinamai sendiri oleh swasta yang membelinya.
Pada fase pertama terdapat 10 stasiun yang ditawarkan kepada swasta untuk dimiliki hak penamaannya, yaitu Stasiun Pasar Senen, Jatinegara, Tanah Abang, Tebet, Cikini, Sudirman, Juanda, Manggarai, Gondangdia, dan Palmerah.
Baca juga: KAI Pastikan Tak Ada Pungli di Stasiun Bekasi Timur
"Bakal dilepas semua kok pada akhirnya, tapi bakal bertahap. Jadi masing-masing punya strateginya, tetapi kalu misal seperti properti, itu kan dia tidak jual kaveling depan terlebih dahulu," ujar Hadis dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (9/9/2022).
Saat ini setidaknya PT KAI bakal melepas 10 stasiun ke pihak swasta, yang nantinya stasiun tersebut bakal dinamai sendiri oleh swasta yang membelinya.
Pada fase pertama terdapat 10 stasiun yang ditawarkan kepada swasta untuk dimiliki hak penamaannya, yaitu Stasiun Pasar Senen, Jatinegara, Tanah Abang, Tebet, Cikini, Sudirman, Juanda, Manggarai, Gondangdia, dan Palmerah.
Lihat Juga :