Mitigasi Inflasi Kenaikan Harga BBM, BLT Harus Tepat Sasaran
Jum'at, 09 September 2022 - 18:30 WIB
loading...
Bansos BBM merupakan bantuan pemerintah yang berasal dari pengalihan subsidi energi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Langkah pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM yang diiringi bantuan kepada masyarakat diapresiasi mahasiswa. Sekjen Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara, Reja Anggara menyadari alokasi susbsidi BBM apabila terus dilakukan akan membuat APBN terus membengkak. Reja sepakat adanya pengalihan subsidi BBM ke sektor yang lebih bermanfaat seperti pendidikan dan kesehatan.
Baca Juga: PBNU Maklumi Keputusan Pemerintah Naikkan Harga BBM
Reja berkomitmen akan mengawal pemberian bantuan langsung tunai agar tepat sasaran. Ia juga menyadari subsidi BBM selama ini tidak tepat sasaran dan perlu penataan ulang.
"Kita mengapresiasi langkah Pemerintah. Namun kemudian kita tetap kawal tepat sasaran atau tidaknya, bagaimana Pemerintah memberikan bantuan langsung tunai," kata Reja dalam Focus Grup Discussion (FGD) bertajuk Membongkar Persoalan di Balik Kenaikan Harga BBM, Jumat (9/9/2022).
Tentang potensi meningkatnya inflasi akibat kebijakan ini, Reja berharap pemerintah mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat termasuk upaya-upaya mitigasi yang telah disiapkan. Serta mampu mengantisipasi agar hal-hal yang berefek buruk akibat ekonomi global yang tak menentu dan situasi internasional memanas akibat perang di Eropa, tidak berdampak pada inflasi di Indonesia.
Baca Juga: PBNU Maklumi Keputusan Pemerintah Naikkan Harga BBM
Reja berkomitmen akan mengawal pemberian bantuan langsung tunai agar tepat sasaran. Ia juga menyadari subsidi BBM selama ini tidak tepat sasaran dan perlu penataan ulang.
"Kita mengapresiasi langkah Pemerintah. Namun kemudian kita tetap kawal tepat sasaran atau tidaknya, bagaimana Pemerintah memberikan bantuan langsung tunai," kata Reja dalam Focus Grup Discussion (FGD) bertajuk Membongkar Persoalan di Balik Kenaikan Harga BBM, Jumat (9/9/2022).
Tentang potensi meningkatnya inflasi akibat kebijakan ini, Reja berharap pemerintah mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat termasuk upaya-upaya mitigasi yang telah disiapkan. Serta mampu mengantisipasi agar hal-hal yang berefek buruk akibat ekonomi global yang tak menentu dan situasi internasional memanas akibat perang di Eropa, tidak berdampak pada inflasi di Indonesia.
Lihat Juga :