Tarif Ojol Naik, Ekonom Beberkan Dampaknya ke Inflasi hingga Kemiskinan
Minggu, 11 September 2022 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Terlebih lagi, jika kenaikan tarif seperti yang direncanakan, yakni sekitar Rp4.000 per perjalanan, maka kemungkinan ada sekitar 72% pengguna tidak akan menggunakan ojol lagi.
“Selain itu, maka akan ada sekitar 72% mitra driver yang kehilangan mata pencaharian sebagai pengemudi ojol, dan harus berusaha kembali mencari sumber penghidupan lainnya,” kata Peneliti Utama Polling Institute Kennedy Muslim.
Baca juga: Driver Ojol Apresiasi Kenaikan Tarif, Berharap Pendapatan Ikut Naik
Kendati demikian, survei lebih lanjut diperlukan mengingat survei tersebut dilakukan sebelum pemerintah merevisi besaran kenaikan tarif ojol yang dimumkan pada Rabu (7/9) lalu.
Sebagai informasi, keputusan kenaikan tarif ojol tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang dilakukan dengan aplikasi.
Pemberlakuan tarif baru sesuai KP 564 sempat mengalami penundaan hingga dua kali, dan akhirnya menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi, Kemenhub melalui KP 564 yang telah direvisi memutuskan untuk menaikkan tarif ojol.
Ketentuan tarif ojol terbaru ini dibagi menjadi tiga zona, yakni Zona I mencakup Sumatera Jawa non Jabodetabek, dan Bali; Zona II Jabodetabek; Zona III Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
“Selain itu, maka akan ada sekitar 72% mitra driver yang kehilangan mata pencaharian sebagai pengemudi ojol, dan harus berusaha kembali mencari sumber penghidupan lainnya,” kata Peneliti Utama Polling Institute Kennedy Muslim.
Baca juga: Driver Ojol Apresiasi Kenaikan Tarif, Berharap Pendapatan Ikut Naik
Kendati demikian, survei lebih lanjut diperlukan mengingat survei tersebut dilakukan sebelum pemerintah merevisi besaran kenaikan tarif ojol yang dimumkan pada Rabu (7/9) lalu.
Sebagai informasi, keputusan kenaikan tarif ojol tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang dilakukan dengan aplikasi.
Pemberlakuan tarif baru sesuai KP 564 sempat mengalami penundaan hingga dua kali, dan akhirnya menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi, Kemenhub melalui KP 564 yang telah direvisi memutuskan untuk menaikkan tarif ojol.
Ketentuan tarif ojol terbaru ini dibagi menjadi tiga zona, yakni Zona I mencakup Sumatera Jawa non Jabodetabek, dan Bali; Zona II Jabodetabek; Zona III Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Lihat Juga :