IHSG Hari Ini Diramal Perkasa, Simak 4 Saham Pilihan

Senin, 12 September 2022 - 08:57 WIB
loading...
IHSG Hari Ini Diramal...
IHSG hari ini diprediksi menguat. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksikan menguat pada perdagangan di awal pekan, Senin (12/9/2022).

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal peluang indeks untuk rebound masih terbuka, yang terlihat dari pola konsolidasi dan masih di atas 5 day MA.

“Indikator MACD bullish, stochastic bullish, masih dalam pola rising wedge, candle hanging man. Selama di atas support 7.064, IHSG masih berpeluang bullish. Range breakout berada di 7.073 - 7.286,” papar Andri dalam risetnya, Senin (12/9/2022).

Baca juga: Arus Modal Asing Masih Deras, IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat

Level support indeks berada di 7.225 / 7.150 / 7.123 / 7.098, sementara level resistance indeks berada di 7.298 / 7.312 / 7.355 / 7.386, dengan perkiraan range 7.190 - 7.290.

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, Jumat lalu indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat signifikan 1,19%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 1,53%, bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 2,11%.

Ketiga bursa tersebut menghentikan penurunan selama tiga minggu beruntun. Bursa Eropa juga mencatat kenaikan, seperti DAX Performance Index dan CAC 40 yang masing-masing menguat 1,43% dan 1,41%.

Sementara itu, bursa regional Asia Pasifik mencatat penguatan dengan kenaikan tertinggi dicatat oleh Hang Seng sebesar 2,69%. SSE Composite Index, TSEC Weighted Index dan Shenzen Index juga mengalami penguatan yang signifikan. Di Tanah Air, IHSG juga ditutup menguat pada akhir pekan lalu pada level 7.242,65 atau naik 0,15%.

Baca juga: Kenaikan Harga Emas hingga CPO Jadi Sentimen Positif, IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Lagi

Sejumlah saham yang menjadi rekomendasi BNI Sekuritas antara lain saham BBNI dengan rekomendasi Speculative Buy, target di Rp8.900/Rp9.075 dan stop loss di bawah Rp8.550.

Kemudian saham BUMI direkomendasikan BUY di Rp180 - Rp186 target di Rp200/Rp220, dan stop loss di bawah Rp166.

Baca juga: Terungkap! Erick Thohir Tak Punya Cukup Uang Saat Beli Saham Inter Milan

Selanjutnya saham ANTM dengan strategi investasi Speculative Buy, target di Rp2.040/Rp2.070 dan stop loss di bawah Rp1.900.

Kemudian, saham MEDC direkomendasikan Speculative Buy, target di Rp900/Rp910 dan stop loss di bawah Rp840.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved