Kisah Pengusaha UMKM Berkelit dari Himpitan Wabah Corona

Senin, 27 April 2020 - 14:47 WIB
loading...
A A A
Derasnya permintaan hazmat, membuat Cyclone kewalahan. “Terpaksa kami mensubkontrakkan orderan itu ke teman-teman yang juga mempunyai usaha sejenis,” sahutnya. “Alhamdulillah, biaya operasional, listrik, gaji karyawan bisa tertutup,” ujarnya. Memang jika bicara marjin, masih jauh dari kondisi normal. “Jadi ini upaya untuk survive saja.”

Alhasil sejauh ini 12 orang karyawannya di Cylone masih berkerja normal tanpa pemotongan gaji sepeserpun. Bahkan mereka masih mendapatkan upah lembur. Ini sebuah berkah yang pantas disyukuri bagi industri rumahan di Kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan. “Dalam kondisi begini karyawan juga takut untuk kampung lantaran adanya kewajiban mengikuti protokol penanganan Covid-19,” ujarnya.

Sikap ogah menyerah pada virus corona juga ditunjukkan oleh pemilik kedai kopi “Uncle Jo”, Yohanes Handoyo. Meski terpaksa menutup lima outletnya yang tersebar di Depok, Bogor Barat, Bogor Tengah dan Jakarta Timur, ia tetap mempertahankan bisnisnya. “Saya tetap menerima order secara online,” kata pria 37 tahun itu kepada SINDOnews. Ia pun memanfaatkan semua jaringannya yang tercantum di WhatsApp, Instagram, juga melalui Go Food dan Grab Food. Ia juga membebaskan pelanggannya dari ongkos kirim. “Saya tambah dengan bonus, beli dua gratis satu,” paparnya.

Kendati begitu, dari sisi revenue bisnis secara daring belum bisa menyamai pendapatannya dari bisnis offline. “Dengan ditutupnya outlet, pendapatan saya anjlok 70-80 persen,” sahutnya. Alhasil, ayah satu anak ini terpaksa merumahkan 38 karyawannya. “Fixed cost dipangkas dulu, termasuk honor dan gaji karyawan,” ucapnya,”Mau bagaimana, kita kan memang dilarang untuk bertemu, berkumpul, harus social distancing.”

Apa boleh buat, kini ia turun langsung menjual kopinya, dibantu seorang barista. “Yang penting bagaimana bisa survive selama korona,” tuturnya. Sebelum pandemi corona melanda, sesungguhnya ia memiliki bisnis sampingan berupa workshop membangun kedai kopi dengan bujet minim. Terakhir sedianya digelar pada 28 Maret silam. Tapi menyusul imbauan dari pemerintah untuk bekerja dari rumah dan untuk menjaga jarak, pelatihan itu dibatalkan.

Dalam satu bulan, sedikitnya tiga kali ia membagi ilmu tentang bisnis kopi. “Saya muter ke Depok, Bogor, Jakarta,” katanya. Sejauh ini, sedikitnya ia sudah menggelar 26 pelatihan. Ada sekitar 200 peserta yang menjadi mentornya. Dari pelatihan, pendapatannya terbilang lumayan. Setiap peserta dikenai fee Rp 425.000 untuk tiga sesi berdurasi 3-4 jam. Mahal? Tidak juga. Ongkos itu, menurutnya, semacam investasi. Dengan investasi, peserta akan termotivasi untuk serius menggeluti bisnis dan memiliki kedai sendiri. “Ada peserta yang dibiayai kantor, sampai saat ini dia tetap saja jadi karyawan,” cetusnya. Singkat cerita,”Seorang pengusaha itu harus berivestasi.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Studi Ungkap Minum Kopi...
Studi Ungkap Minum Kopi Pagi Hari Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Rekomendasi
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved