Driver Minta Biaya Sewa Aplikasi Jadi 10%, Ini Tanggapan Grab Indonesia
Selasa, 13 September 2022 - 07:33 WIB
loading...
Grab Indonesia merespons keinginan driver ojol agar biaya sewa aplikasi diturunkan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Grab Indonesia menanggapi adanya keinginan para driver ojol yang meminta adanya penurunan biaya sewa aplikasi menjadi 10%. Director of Central Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan mengenai biaya sewa aplikasi.
Baca juga: Harga BBM Naik, Driver Sambut Positif Kenaikan Tarif Ojol
"Saat ini Grab Indonesia masih terus berkoordinasi erat dengan pemangku kepentingan terkait mengenai biaya sewa aplikasi (komisi)," katanya kepada MNC portal, Senin (12/9/2022).
Tirza menambahkan, Grab telah menghitung besaran biaya komisi secara saksama dan digunakan untuk menunjang kebutuhan mitra pengemudi guna menjaga kesejahteraan mereka. Hitungan tersebut meliputi biaya operasional (24/7 GrabSupport, 24/7 Tim Cepat Tanggap Kecelakaan, Pusat Bantuan, Grab Driver Lounge, Grab Driver Center, Grab Excellence Center, biaya transaksi non-tunai).
Selain itu, penggunaan sistem teknologi yang mengatur orderan dan menghubungkan mitra pengemudi dengan konsumen hingga berbagai program untuk mitra pengemudi (GrabBenefits, donasi, Program Kelas Terus).
Saat ini sejumlah driver ojol masih mengeluhkan pemotongan biaya sewa penggunaan aplikasi yang dinilai masih terlalu tinggi. Mereka menginginkan adanya penurunan pemotongan sewa tersebut menjadi 10%.
"Untuk biaya sewa aplikasi 15% itu masih tinggi banget ya kalo bagi kita para driver," kata Faisal (29) saat ditemui di wilayah Gandaria City, Jakarta Selatan, Senin (12/9/2022).
Baca juga: Harga BBM Naik, Driver Sambut Positif Kenaikan Tarif Ojol
"Saat ini Grab Indonesia masih terus berkoordinasi erat dengan pemangku kepentingan terkait mengenai biaya sewa aplikasi (komisi)," katanya kepada MNC portal, Senin (12/9/2022).
Tirza menambahkan, Grab telah menghitung besaran biaya komisi secara saksama dan digunakan untuk menunjang kebutuhan mitra pengemudi guna menjaga kesejahteraan mereka. Hitungan tersebut meliputi biaya operasional (24/7 GrabSupport, 24/7 Tim Cepat Tanggap Kecelakaan, Pusat Bantuan, Grab Driver Lounge, Grab Driver Center, Grab Excellence Center, biaya transaksi non-tunai).
Selain itu, penggunaan sistem teknologi yang mengatur orderan dan menghubungkan mitra pengemudi dengan konsumen hingga berbagai program untuk mitra pengemudi (GrabBenefits, donasi, Program Kelas Terus).
Saat ini sejumlah driver ojol masih mengeluhkan pemotongan biaya sewa penggunaan aplikasi yang dinilai masih terlalu tinggi. Mereka menginginkan adanya penurunan pemotongan sewa tersebut menjadi 10%.
"Untuk biaya sewa aplikasi 15% itu masih tinggi banget ya kalo bagi kita para driver," kata Faisal (29) saat ditemui di wilayah Gandaria City, Jakarta Selatan, Senin (12/9/2022).
Lihat Juga :