Perkuat Bantalan Sosial, Pemerintah Disarankan Menunda Proyek IKN Nusantara

Selasa, 13 September 2022 - 15:06 WIB
loading...
Perkuat Bantalan Sosial,...
Pembangunan IKN Nusantara disarankan untuk ditunda. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance ( Indef ) Didin S. Damanhuri mengatakan, krisis yang melanda banyak negara seharusnya bisa menjadi sorotan pemerintah. Menurut Didin, pemerintah harus memperkuat bantalan terhadap masyarakat kelas bawah dan UMKM lokal yang terdampak cukup parah dari kondisi yang ada.

Baca juga: Begini Jurus Sri Mulyani Mengekang Inflasi

"Jelas krisis pangan iya, energi juga sama, karena yang dinaikan adalah BBM. Itu akan menciptakan inflasi," ujar Didin dalam Market Review IDXChanel, Selasa (13/9/2022).

Didin menambahkan, pemerintah perlu mengalokasikan lebih untuk melindungi masyarakat melalui kebijakan fiskal untuk memberikan insentif dan stimulus kepada masyarakat melalui pemberian batuan langsung, dan kebijakan moneter dengan menawarkan suku bunga yang menarik untuk para pengusaha lokal.

Didin menjelaskan seharusnya pemerintah bisa mengesampingkan maraknya pembangunan infrastruktur saat ini. Baik yang dibungkus melalui proyek strategis nasional, prioritas ataupun super-prioritas, bahkan pembangunan ibu kota baru.

Sebab yang seharusnya menjadi prioritas adalah melindungi masyarakat kelas bawah untuk menghadapi berbagai ancaman krisis yang diungkap pemerintah sendiri. Maka alokasi pendanaan seharusnya bisa difokuskan untuk rakyat lebih dulu.

"Makanya kalau tetap IKN yang alokasinya cukup besar, pembangunan infrastruktur dipertahankan maka inflasi bisa mencapai 8-9%," kata Didin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Harga BBM di India Melonjak...
Harga BBM di India Melonjak Tajam, Naik Tiga Kali dalam Delapan Hari
PTPP Gelar RUPST Tahun...
PTPP Gelar RUPST Tahun Buku 2025: Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Bahlil Jamin Tak Ada...
Bahlil Jamin Tak Ada Kenaikan Harga BBM
Negara Ini Mulai Rusuh...
Negara Ini Mulai Rusuh Tercekik Harga BBM, Ekonomi Terancam Lumpuh
Tekor Rp1,8 Triliun...
Tekor Rp1,8 Triliun per Hari, India Akhirnya Naikkan Harga BBM Pertama sejak 2022
Program Suara Warga,...
Program Suara Warga, Generasi Muda Kaltim Kawal IKN sebagai Ibu Kota Politik
Temui Konstituen, Misbakhun...
Temui Konstituen, Misbakhun Beber Upaya Prabowo dan Bahlil Pertahankan BBM Bersubsidi
Saat Harga Energi Melonjak,...
Saat Harga Energi Melonjak, Kelas Menengah Menanggung Beban Terpanjang
Rekomendasi
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved