Kesulitan Keuangan, Lion Air PHK Karyawan Hingga Pilot Asing

Kamis, 02 Juli 2020 - 16:35 WIB
loading...
Kesulitan Keuangan,...
Manajemen Lior Air mengumumkan PHK karyawan hingga pilot asing. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lion Air Gorup mengumumkan pengurangan tenaga kerja dalam negeri hingga pilot asing (expatriate) akibat terdampak krisis ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19. Namun demikian perusahaan tidak melaporkan secara rinci pengurangan karyawan tersebut.

"Tahun ini akibat pandemi Covid-19 menjadikan industri penerbangan mati suri atau tidak beroperasi normal di jaringan domestik dan internasional. Sementara, biaya-biaya yang harus ditanggung tanpa beroperasi masih cukup besar, sehingga menimbulkan kesulitan yang sangat berat," kata Corporate Communication Strategy Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, di Jakarta, Kamis (2/7/2020).

(BACA JUGA: Lion Air Bantah Tudingan Menaikkan Harga Tiket Pesawat)

Menurut dia keputusan memangkas karyawan tersebut diambil sebagai upaya strategi mempertahankan kelangsungan usaha tetap terjaga, merampingkan operasi, mengurangi pengeluaran serta merestrukturisasi organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum stabil.

Kebijakan tersebut diambil karena pendapatan menurun akibat pembatasan perjalanan dan penghentian sementara operasional penerbangan. Sejak mulai beroperasi secara bertahap, imbuhnya, Lion Air Group rata-rata mengoperasikan 10-15% dari kapasitas normal sebelumnya yakni rata-rata 1.400 - 1.600 penerbangan per hari.

Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan pemotongan pengahasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai prosentase bervariasi. Bagi karyawan yang semakin besar penghasilan maka semakin besar nominal potongannya.
"Kebijakan-kebijakan tersebut telah mulai dilaksanakan dan diterapkan tahun ini pada Maret, April, Mei, Juni sampai waktu yang belum ditentukan," ungkapnya.

Pihaknya berencana, apabila kondisi perusahaan kembali pulih baik secara bisnis, operasional serta pendapatan, maka karyawan yang tidak diperpanjang kontrak kerja akan diprioritaskan untuk memiliki kesempatan kembali bekerja di Lion Air Group. "Harapanya pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga operasional dan layanan penerbangan normal kembali," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Toba Pulp Lestari Hentikan...
Toba Pulp Lestari Hentikan Operasi dan PHK Karyawan usai Izin Konsesi Dicabut
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Rekomendasi
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Hidung Lisa BLACKPINK...
Hidung Lisa BLACKPINK Terlihat Lebih Mancung, Operasi Plastik?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Infografis
Air Permukaan Laut Diprediksi...
Air Permukaan Laut Diprediksi Akan Naik hingga 40 Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved